Sunday, 23 August 2015

Unsur Hara 

Kelebihan Dan Kekurangan

Unsur Hara Makro

Unsur Hara Makro adalah unsur-unsur hara yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah yang relatif besar.  Daftarnya adalah sebagai berikut :

1. Nitrogen (N)

Unsur Nitrogen dengan lambang unsur N, sangat berperan dalam pembentukan sel tanaman, jaringan, dan organ tanaman.  Nitrogen  memiliki fungsi utama sebagai bahan sintetis klorofil, protein, dan asam amino. Oleh karena itu unsur Nitrogen dibutuhkan dalam jumlah yang cukup besar, terutama pada saat pertumbuhan memasuki fase vegetatif.  Bersama dengan unsurFosfor (P), Nitrogen ini digunakan dalam mengatur pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.
Terdapat 2 bentuk Nitrogen, yaitu Ammonium (NH4) dan Nitrat (NO3). Berdasarkan sejumlah penelitian para ahli, membuktikan Ammonium sebaiknya tidak lebih dari 25% dari total konsentrasi Nitrogen. Jika berlebihan, sosok tanaman menjadi besar tetapi rentan terhadap serangan penyakit. Nitrogen yang berasal dari amonium akan memperlambat pertumbuhan karena mengikat karbohidrat sehingga pasokan sedikit. Dengan demikian cadangan makanan sebagai modal untuk berbunga juga akan minimal. Akibatnya tanaman tidak mampu berbunga. Seandainya yang dominan adalah Nitrogen bentuk Nitrat , maka sel-sel tanaman akan kompak dan kuat sehingga lebih tahan penyakit. Untuk mengetahui kandungan N dan bentuk Nitrogen dari pupuk bisa dilihat dari kemasan.

Kekurangan Nitrogen

Ciri-ciri tanaman yang kekurangan Nitrogen dapat dikenali dari daun bagian bawah. Daun pada bagian tersebut menguning karena kekurangan klorofil. Pada proses lebih lanjut, daun akan mengering dan rontok. Tulang-tulang di bawah permukaan daun muda akan tampak pucat. Pertumbuhan tanaman melambat, kerdil dan lemah. Akibatnya produksi bunga dan biji pun akan rendah.

Kelebihan Nitrogen

Kelebihan jumlah Nitrogen pun perlu diwaspadai.  Ciri-ciri tanaman apabila unsur N-nya berlebih adalah warna daun yang terlalu hijau, tanaman rimbun dengan daun. Proses pembuangan menjadi lama. Adenium bakal bersifat sekulen karena mengandung banyak air. Hal itu menyebabkan tanaman rentan terhadap serangan jamur dan penyakit, serta mudah roboh. Produksi bunga pun akan menurun.

2. Fosfor atau Phosphor (P)

Unsur Fosfor (P) merupakan komponen penyusun dari beberapa enzim, protein, ATP, RNA, dan DNA.  ATP penting untuk proses transfer energi, sedangkan RNA dan DNA menentukan sifat genetik dari tanaman. Unsur P juga berperan pada pertumbuhan benih, akar, bunga, dan buah. Pengaruh terhadap akar adalah dengan membaiknya struktur perakaran sehingga daya serap tanaman terhadap nutrisi pun menjadi lebih baik.
Bersama dengan unsur Kalium, Fosfor dipakai untuk merangsang proses pembungaan. Hal itu wajar sebab kebutuhan tanaman terhadap fosfor meningkat tinggi ketika tanaman akan berbunga.

Kekurangan Phosphor (P)

Ciri-ciri dimulai dari daun tua menjadi keunguan dan cenderung kelabu. Tepi daun menjadi cokelat, tulang daun muda berwarna hijau gelap. Hangus, pertumbuhan daun kecil, kerdil, dan akhirnya rontok. Fase pertumbuhan lambat dan tanaman kerdil.

Kelebihan Phosphor (P)

Kelebihan P menyebabkan penyerapan unsur lain terutama unsur mikro seperti besi (Fe) , tembaga (Cu) , dan seng (Zn) terganggu. Namun gejalanya tidak terlihat secara fisik pada tanaman.

3. Kalium (K)

Unsur Kalium berperan sebagai pengatur proses fisiologi tanaman seperti fotosintetis, akumulasi, translokasi, transportasi karbohidrat, membuka menutupnya stomata, atau mengatur distribusi air dalam jaringan dan sel. Kekurangan unsur ini menyebabkan daun seperti terbakardan akhirnya gugur.
Unsur kalium berhubungan erat dengan kalsium dan magnesium. Ada sifat antagonisme antara kalium dan kalsium. Dan juga antara kalium dan magnesium. Sifat antagonisme ini menyebabkan kekalahan salah satu unsur untuk diserap tanaman jika komposisinya tidak seimbang. Unsur kalium diserap lebih cepat oleh tanaman dibandingkan kalsium dan magnesium. Jika unsur kalium berlebih gejalanya sama dengan kekurangan magnesium. Sebab , sifat antagonisme antara kalium dan magnesium lebih besar daripada sifat antagonisme antara kalium dan kalsium. Kendati demkian , pada beberapa kasus , kelebihan kalium gejalanya mirip tanaman kekurangan kalsium.

Kekurangan Kalium

Kekurangan K terlihat dari daun paling bawah yang kering atau ada bercak hangus. Kekurangan unsur ini menyebabkan daun seperti terbakardan akhirnya gugur. Bunga mudah rontok dan gugur. Tepi daun ‘hangus’, daun menggulung ke bawah, dan rentan terhadap serangan penyakit.

Kelebihan Kalium

Kelebihan K menyebabkan penyerapan Ca dan Mg terganggu. Pertumbuhan tanaman terhambat. sehingga tanaman mengalami defisiensi.

4. Magnesium (Mg)

Magnesium adalah aktivator yang berperan dalam transportasi energi beberapa enzim di dalam tanaman. Unsur ini sangat dominan keberadaannya di daun , terutama untuk ketersediaan klorofil.  Jadi kecukupan magnesium sangat diperlukan untuk memperlancar proses fotosintesis. Unsur itu juga merupakan komponen inti pembentukan klorofil dan enzim di berbagai proses sintesis protein.
Kekurangan magnesium menyebabkan sejumlah unsur tidak terangkut karena energi yang tersedia sedikit. Yang terbawa hanyalah unsur berbobot ‘ringan’ seperti nitrogen. Akibatnya terbentuk sel-sel berukuran besar tetapi encer. Jaringan menjadi lemah dan jarak antar ruas panjang. Ciri-ciri ini persis seperti gejala etiolasi-kekurangan cahaya pada tanaman.

Kekurangan Magnesium

Muncul bercak-bercak kuning di permukaan daun tua. Hal ini terjadi karena Mg diangkut ke daun muda. Daun tua menjadi lemah dan akhirnya mudah terserang penyakit terutama embun tepung (powdery mildew).

Kelebihan Magnesium

Kelebihan Mg tidak menimbulkan gejala ekstrim.

5. Kalsium (Ca)

Unsur ini yang paling berperan adalah pertumbuhan sel. Ia komponen yang menguatkan , dan mengatur daya tembus , serta merawat dinding sel. Perannya sangat penting pada titik tumbuh akar. Bahkan bila terjadi defiensi Ca , pembentukan dan pertumbuhan akar terganggu , dan berakibat penyerapan hara terhambat. Ca berperan dalam proses pembelahan dan perpanjangan sel , dan mengatur distribusi hasil fotosintesis.

Kekurangan Kalsium

Gejala kekurangan kalsium yaitu titik tumbuh lemah , terjadi perubahan bentuk daun , mengeriting , kecil , dan akhirnya rontok. Kalsium menyebabkan tanaman tinggi tetapi tidak kekar. Karena berefek langsung pada titik tumbuh maka kekurangan unsur ini menyebabkan produksi bunga terhambat. Bunga gugur juga efek kekurangan kalsium.

Kelebihan Kalsium

Kelebihan kalsium tidak berefek banyak , hanya mempengaruhi pH tanah.

6. Belerang atau Sulfur  (S)

Kelebihan Sulfur

Pada umumnya belerang dibutuhkan tanaman dalam pembentukan asam amino sistin, sistein dan metionin. Disamping itu S juga merupakan bagian dari biotin, tiamin, ko-enzim A dan glutationin. Diperkirakan 90% S dalam tanaman ditemukan dalam bentuk asam amino, yang salah satu fungsi utamanya adalah penyusun protein yaitu dalam pembentukan ikatan disulfida antara rantai-rantai peptida. Belerang (S) merupakan bagian (constituent) dari hasil metabolisme senyawa-senyawa kompleks. Belerang juga berfungsi sebagai aktivator, kofaktor atau regulator enzim dan berperan dalam proses fisiologi tanaman

Kekurangan  Sulfur

Jumlah S yang dibutuhkan oleh tanaman sama dengan jumlah fosfor (P). Kekahatan S menghambat sintesis protein dan hal inilah yang dapat menyebabkan terjadinya klorosis seperti tanaman kekurangan nitrogen. Kahat S lebih menekan pertumbuhan tunas dari pada pertumbuhan akar. Gejala kahat S lebih nampak pada daun muda dengan warna daun yang menguning sebagai mobilitasnya sangat rendah di dalam tanaman (Haneklaus dan Penurunan kandungan klorofil secara drastis pada daun merupakan gejala khas pada tanaman yang mengalami kahat S . Kahat S menyebabkan terhambatnya sintesis protein yang berkorelasi dengan akumulasi N dan nitrat organik terlarut.

Unsur Hara Mikro

Unsur mikro adalah unsur yang diperlukan tanaman dalam jumlah sedikit . Walaupun hanya diserap dalam jumlah kecil , tetapi amat penting untuk menunjang keberhasilan proses-proses dalam tumbuhan. Tanpa unsur mikro , bunga adenium tidak tampil prima. Bunga akan lunglai , dll. Unsur mikro itu , adalah: boron , besi , tembaga , mangan , seng , dan molibdenum.

1. Boron (B)

Boron memiliki kaitan erat dengan proses pembentukan , pembelahan dan diferensiasi , dan pembagian tugas sel. Hal ini terkait dengan perannya dalam sintetis RNA , bahan dasar pembentukan sel. Boron diangkut dari akar ke tajuk tanaman melalui pembuluh xylem. Di dalam tanah boron tersedia dalam jumlah terbatas dan mudah tercuci. Kekurangan boron paling sering dijumpai pada adenium. Cirinya mirip daun variegeta.

Kekurangan Boron

Daun berwarna lebih gelap dibanding daun normal , tebal , dan mengkerut.

Kelebihan Boron

Ujung daun kuning dan mengalami nekrosis

2. Tembaga (Cu)

Fungsi penting tembaga adalah aktivator dan membawa beberapa enzim. Dia juga berperan membantu kelancaran proses fotosintesis. Pembentuk klorofil , dan berperan dalam funsi reproduksi.

Kekurangan Tembaga (Cu)

Daun berwarna hijau kebiruan , tunas daun menguncup dan tumbuh kecil , pertumbuhan bunga terhambat.

Kelebihan Tembaga (Cu)

Tanaman tumbuh kerdil , percabangan terbatas , pembentukan akar terhambat , akar menebal dan berwarna gelap.

3. Seng atau Zinc (Zn)

Hampir mirip dengan Mn dan Mg , sengat berperan dalam aktivator enzim , pembentukan klorofil dan membantu proses fotosintesis. Kekurangan biasanya terjadi pada media yang sudah lama digunakan.

Kekurangan Seng (Zn)

Pertumbuhan lambat , jarak antar buku pendek , daun kerdil , mengkerut , atau menggulung di satu sisi lalu disusul dengan kerontokan. Bakal buah menguning, terbuka, dan akhirnya gugur. Buah pun akan lebih lemas sehingga buah yang seharusnya lurus membengkok.

Kelebihan Seng (Zn)

Kelebihan seng tidak menunjukkan dampak nyata.

4. Besi atau Ferro (Fe)

Besi berperan dalam proses pembentukan protein , sebagai katalisator pembentukan klorofil. Besi berperan sebagai pembawa elektron pada proses fotosintetis dan respirasi , sekaligus menjadi aktivator beberapa enzim. Unsur ini tidak mudah bergerak sehigga bila terjadi kekurangan sulit diperbaiki. Fe paling sering bertentangan atau antagonis dengan unsur mikro lain. Untuk mengurangi efek itu , maka Fe sering dibungkus dengan Kelat (chelate) seperti EDTA (Ethylene Diamine Tetra-acetic Acid). EDTA adalah suatu komponen organik yang bersifat menstabilkan ion metal. Adanya EDTA maka sifat antagonis Fe pada pH tinggi berkurang jauh. Di pasaran dijumpai dengan merek Fe-EDTA.

Kekurangan Besi

Kekurangan besi ditunjukkan dengan gejala klorosis dan daun menguning atau nekrosa. Daun muda tampak putih karena kurang klorofil. Selain itu terjadi karena kerusakan akar. Jika adenium dikeluarkan dari potnya akan terlihat potongan-potongan akar yang mati.

Kelebihan Besi

Pemberian pupuk dengan kandungan Fe tinggi menyebabkan nekrosis yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik hitam pada daun.

5. Molibdenum (Mo)

Mo bertugas sebagai pembawa elektron untuk mengubah nitrat menjadi enzim. Unsur ini juga berperan dalam fiksasi nitrogen.

Kekurangan Molibdenum

Ditunjukkan dengan munculnya klorosis di daun tua , kemudian menjalar ke daun muda

Kelebihan Molibdenum

Kelebihan tidak menunjukkan gejala yang nyata pada adenium.

6. Mangan (Mn)

Kelebihan Mangan

Mangan merupakan unsur mikro yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Mangan sangat berperan dalam sintesa klorofil selain itu berperan sebagai koenzim, sebagai aktivator beberapa enzim respirasi, dalam reaksi metabolisme nitrogen dan fotosintesis. Mangan juga diperlukan untuk mengaktifkan nitrat reduktase sehingga tumbuhan yang mengalami kekurangan mangan memerlukan sumber N dalam bentuk NH4+. Peranan mangan dalam fotosintesis berkaitan dengan pelepasan elektron dari air dalam pemecahannya menjadi hidrogen dan oksigen.
Fungsi unsur hara Mangan (Mn) bagi tanaman ialah:
a. Diperlukan oleh tanaman untuk pembentukan protein dan vitamin terutama vitamin C
b. Berperan penting dalam mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yang tua
c. Berperan sebagai enzim feroksidase dan sebagai aktifator macam-macam enzim
d. Berperan sebagai komponen penting untuk lancarnya proses asimilasi
Mn diperlukan dalam kultur kotiledon selada untuk memacu pertumbuhan jumlah pucuk yang dihasilkan. Mn dalam level yang tinggi dapat mensubstitusikan Mo dalam kultur akar tomat. Mn dapat menggantikan fungsi Mg dalam beberapa sistem enzym tertentu seperti yang dibuktikan oleh Hewith pada tahun 1948.

Kekurangan Mangan

Defisiensi unsur hara, atau kata lain kekurangan unsur hara, bisa menyebabkan pertumbuhan tanaman yg tidak normal dapat disebabkan oleh adanya defisiensi satu atau lebih unsur hara, gangguan dapat berupa gejala visual yang spesifik.
Mn merupakan penyusun ribosom dan juga mengaktifkan polimerase, sintesis protein, karbohidrat. Berperan sebagai activator bagi sejumlah enzim utama dalam siklus krebs, dibutuhkan untuk fungsi fotosintetik yang normal dalam kloroplas, ada indikasi dibutuhkan dalam sintesis klorofil. Defisiensi unsure Mn antara lain : pada tanaman berdaun lebar, interveinal chlorosis pada daun muda mirip kekahatan Fe tapi lebih banyak menyebar sampai ke daun yang lebih tua, pada serealia bercak-bercak warna keabu-abuan sampai kecoklatan dan garis-garis pada bagian tengah dan pangkal daun muda, split seed pada tanaman lupin.
Identifikasi Gejala defisiensi mangan bersifat relatif, seringkali defisiensi satu unsur hara bersamaan dengan kelebihan unsur hara lainnya. Di lapangan tidak mudah membedakan gejala-gejala defisiensi. Tidak jarang gangguan hama dan penyakit menyerupai gejala defisiensi unsur hara mikro. Gejala dapat terjadi karena berbagai macam sebab.
Gejala dari defisiensi mangan memperlihatkan bintik nekrotik pada daun. Mobilitas dari mangan adalah kompleks dan tergantung pada spesies dan umur tumbuhan sehingga awal gejalanya dapat terlihat pada daun muda atau daun yang lebih tua.. Kekurangan mangan ditandai dengan menguningnya bagian daun diantara tulang-tulang daun. Sedangkan tulang daun itu sendiri tetap berwarna hijau.

7. Khlor (Cl)

Kelebihan Khlor

Terlibat dalam osmosis (pergerakan air atau zat terlarut dalam sel), keseimbangan ion yang diperlukan bagi tanaman untuk mengambil elemen mineral dan dalam fotosintesis.

Kekurangan Khlor

Dapat menimbulkan gejala pertumbuhan daun yang kurang normal terutama pada tanaman sayur-sayuran, daun tampak kurang sehat dan berwarna tembaga. Kadang-kadang pertumbuhan tanaman tomat, gandum dan kapas menunjukkan gejala seperti di atas.

8. Natrium (Na)

Kelebihan Natrium

Terlibat dalam osmosis (pergerakan air) dan keseimbangan ion pada tumbuhan. Salah satu kelebihan efek negatif Na adalah bahwa dapat mengurangi ketersediaan K.

Kekurangan Natrium

Daun-daun tenaman bisa menjadi hijau tua dan tipis. Tanaman cepat menjadi layu.

9. Cobalt (Co)

Kelebihan Cobalt

Cobalt jauh lebih tinggi untuk fiksasi nitrogen daripada amonium gizi. Tingkat kekurangan nitrogen dapat mengakibatkan gejala defisiensi.

Kekurangan Cobalt

Mengurangi pembentukan hemoglobin dan fiksasi nitrogen

10. Silicone (Si)

Kelebihan Silicone

Si dapat meningkatkan hasil melalui peningkatan efisiensi fotosintesis dan menginduksi ketahanan terhadap hama dan penyakit Ditemukan sebagai komponen dari dinding sel. Tanaman dengan pasokan silikon larut menghasilkan tanaman yang lebih kuat, meningkatkan panas dan kekeringan tanaman, toleransi silikon dapat disimpan oleh tanaman di tempat infeksi oleh jamur untuk memerangi penetrasi dinding sel oleh jamur menyerang.

Kekurangan Silicon

Dapat mengakibatkan tanaman mudah terserang penyakit.

11. Nikel (Ni)

Kelebihan Nikel

Diperlukan untuk enzim urease untuk menguraikan urea dalam membebaskan nitrogen ke dalam bentuk yang dapat digunakan untuk tanaman. Nikel diperlukan untuk penyerapan zat besi. Benih perlu nikel untuk berkecambah. Tanaman tumbuh tanpa tambahan nikel akan berangsur-angsur mencapai tingkat kekurangan saat mereka dewasa dan mulai pertumbuhan reproduksi

Kekurangan Nikel

Kekurangan dari unsur Nikel pada tanaman akan menimbulkan kegagalan dalam menghasilkan benih yang layak.
Sumber : http://organichcs.com/

Thursday, 23 July 2015

Persiapan Masuk Sekolah

Libur Panjang Telah Usai, gimana Guys? enak liburannya? Admin sih di rumah aja. Hehehe... :D
Udah ada yang berkemas untuk masuk sekolah nanti? Pasti ada yang belum.
Tenang Admin punya tips untuk mempersiapkan kita saat masuk sekolah nanti.

I. Persiapan Alat

1. Persiapkan Alat Tulis dan perlengkapan belajar lainnya
    Namanya juga sekolah guys, pasti kita kesana untuk belajar. Kalau mau belajar pasti ada perlengkapannya. Kalau petani bawa cangkol, kita bawa pensil.
            Berikut alat tulis yang dapat kamu bawa :
              - Pensil
              - Pulpen
              - Penghapus
              - Penggaris
              - Stipo/Stipe-X
              - Buku Tulis
              - Buku Kecil Sebagai Catatan
              - Jangka
              - Lem
              - Stapler
              - Spidol
              - Dll
2. Persiapkan Tempat/Wadah
    Tempat/Wadah yang dimaksud Berupa
              - Tas
                   Saran Admin sih, pakai tas yang memiliki 2 tali, soal nya bobotnya dibagi 2 antara bahu                    kanan dan bahu kiri. Dan memiliki banyak kantung.
              - Kotak Pensil
                   Ini sebagai tempat alat tulis. Kalau gak ada ini, pasti semua berserakan. Usahakan pilih                        kotak pensil yang berupa benda keras agar benda di dalamnya tidak patah
3. Persiapkan Air Minum
    Ini penting guys, kalian harus mencukupi kebutuhan tubuh akan air sebanyak 8 gelas perhari. Tapi menurut admin, kalau untuk dibawa kesekolah cukup 250mL-500mL saja.
    Bila ada pelajaran olahraga atau penjaskes, usahakan bawa lebih sekitar 500mL-1 Liter. Untuk mengganti cairan tubuh yang hilang saat berkeringat
4. Persiapkan Pakaian
    Masa kamu tidak memakai apa-apa kesekolah? Berikut pakaian yang harus kamu bawa
             - Seragam
               Kebijakan setiap sekolah berbeda, walaupun begitu kamu harus tetap tampil rapi
               dan tidak acak-acakan. Kamu wajib menyetrika pakaianmu terlebih dahulu
             - Sepatu
               Sepatu mu harus bersih dan tidak terlihat kotor. Kamu wajib menyemir atau memcuci                          sepatu mu sebelum berangkat ke sekolah
             - Topi dan Dasi
               Topi dan dasi kamu tidak boleh terlihat kumal saat masuk sekolah. Kamu wajib mencucinya                sebelum masuk sekolah
    Perlengkapan yang tidak wajib dibawa atau dibawa saat tertentu saja
              - Baju Olahraga
              - Jam Tangan
              - Dll (Sesuai aturan sekolah mu)

II. Persiapan Fisik

1. Rambut
    Beberapa sekolah menerapkan aturan rambut pendek bagi siswa laki-laki. Bagi kamu yang merasa laki-laki harus mencukur rambut mu sebelum masuk sekolah. Saran admin mencukur rambut itu seminggu sebelum sekolah dimulai, karena rambut sudah agak tumbuh dan terlihat lebih rapi dan ramenya tukang cukur saat sehari sebelum masuk sekolah (Pengalaman Pribadi) lihat saja sendiri
2. Kesehatan
    Kamu harus tampil prima keesokan harinya, karena itu hari pertama sekolah dan biasanya khotbah eh maksud saya pengarahan pembina upacara akan lebih lama (Pengalaman Pribadi) lihat saja sendiri
3. Kuku
     Beberapa sekolah menerapkan aturan kuku pendek bagi siswa-siswinya. Bagi kamu yang sekolah nya memiliki peraturan seperti ini, kamu harus memotong kuku mu sehari sebelum masuk sekolah. Tidak seperti rambut, kuku relatif lebih cepat panjang, sehingga kamu harus memotong nya selambat mungkin sebelum hari H
4. Dll (Sesuai Aturan Sekolah mu)

Sekian yang dapat admin sampaikan, semoga sukses sekolah nya

Friday, 10 July 2015

Andreas Vesalius
Andreas Vesalius (lahir: 31 Desember 1514; wafat: 15 Oktober 1564) adalah ahli anatomi dari bangsa Flemish dan penulis dari buku yang memiliki pengaruh pada ilmu anatomi, De Humanis Corporis Fabrica (Pengerjaan Tubuh Manusia). Vesalius disebut-sebut sebagai pemulai masa anatomi manusia modern.
Nama Vesalius dapat juga merujuk ke Andreas Vesal atau Andreas van Wesel, bergantung pada sumber-sumbernya.
Awal kehidupan dan pendidikan
Vesalius lahir di Brussels, yang masih merupakan bagian dari Kekaisaran Romawi, dalam sebuah keluarga dokter. Ayahnya, Andries van Wsel, merupakan anak dari dokter kerajaan pada Maximillian I, Everard van Wesel. Andries mengabdikan dirinya sebagai ahli obat kerajaan. Andries mendidik anaknya dalam tradisi keluarga, bahasa Yunani dan bahasa Latin, sesuai dengan standar masa itu.
Pada 1528, Vesalius mengenyam pendidikan seni di Universitas Leuven (Pedagogium Castrensis). Namun pada 1532, ia memutuskan untuk mempelajari ilmu kedokteran di Universitas Paris. Di sinilah ia mempeljarai berbagai teori Galen di bawah bimbingan Jacques Dubois (Jacobus Sylvius) dan Jean Ferne. Masa inilah, ia gunakan untuk mengembangkan ketertarikannya pada ilmu anatomi.
Tahun 1536, ia terpaksa harus meninggalkan Paris karena adanya permusuhan antara Kekaisaran Romawi dan Prancis, dan kembali ke Leuven. Di Leuven, ia teus melanjutkan pendidikannya dibawah asuhan Johannes Winter von Andernach dan lulus pada tahun berikutnya. Tesisnya berjudul Paraphrasis in nonum librum Rhazae medici arabis clariss ad regem Almansorum de affectum singularum corporis partium curatione. Pada 1536, ia pindah ke Universitas Padua (Universitas aristarum) untuk mengenyam pendidikan doktoral, yang berhasil ia selesaikan pada 1537.
Setelah lulus, ia ditawarkan kedudukan pada bagian Pembedahan dan Anatomi (explicator chirurgiae) di Padua. Ia juga merupakan dosen tamu pada Universitas Bologna dan Universitas Pisa. Vesalius mengajarkan ilmu anatomi disertai dengan praktikum pembedahan.
Ia trus mendokumentasikan ilmunya dengan membuat gambaran anatomis yang teliti. Ketika ia sadar bahwa karyanya telah banyak disalin, ia akhirnya menerbitkan karyanya pada 1538 dengan judul Tabulae Anatomicae Sex. Pada tahun selanjutnya, ia memperbaharui buku anatomi Galen, Institutiones Anatomicae. Terdapat profesor yang pernah mengajarnya, menerbitkan buku lain yang menyerang idenya.
Pada 1539, para hakim Padua tertarik pada karyanya, dan mengijinkan tubuh korban eksekusi untuk dibedah. Vesalius segera membuat suatu diagram detail mengenai anatomi tubuh. Beberapa bagian gambar dibuat oleh seniman yang dibayar, dan memang kualitasnya lebih baik dari sebelumnya.
Pada 1541, di Bologna, Vesalius mengungkapkan fakta di balik penelitian Galen yang semuanya menggunakan tubuh hewan; sejak pembedahan dilarang oleh Roma kuno, Galen membedah kera dan menyatakan anatominya serupa dengan anatomi manusia. Oleh karena itu, Vesalius menerbitkan pembetulan dari Opera omnia Galen dan mulai menulis buku teksnya sendiri.
Tak hanya itu, Vesalius juga memperbaiki pendapat dari pendahulunya seperti Mondino de Liuzzi, bahkan Aristoteles. Ahli-ahli tersebut salah berpendapat tentang fungsi dan struktur jantung. Vesalius menyatakan jantung memiliki empat ruangan, dua lobus hati, dan pembuluh darah berawal dari jantung, bukan hati. Vesalius juga mengoreksi bahwa tulang rahang bawah berjumlah satu, bukan dua seperti yang dikemukakan Galen.


De Corporis Fabrica
Pada 1543, Vesalius menerbitkan tujuh jilid dari De humani corporis fabrica, sebuah buku yang dipersembahkan untuk Charles V. Beberapa minggu kemudian, ia menerbitkan edisi ikhtisar untuk mahasiswa, Andrea Vesalii suorum de humani corporis fabrica librorum epitome yang didedikasikan untuk Philip II dari Spanyol.
Karya ini menekankan keutamaan pembedahan dan memperkenalkan isilah pandangan anatomis tubuh manusia; memandang fungsi dalam manusia sebagai satu struktur yang dipenuhi degan organ dalam ruangan tiga dimensi. Hal inilah yang membedakan karyanya dengan Galen atau Aristoteles yang menekankan elemen astrologi. Walaupun teks anatomi modern telah dipublikasikan oleh Mondino de Liuzzi dam Jacopo Berengario da Carpi, masih banyak unsur di dalamnya yang dipengaruhi oleh doktrin Galen dan ilmuwan Arab sebelumnya.
Selain penggambaran yang baik mengenai tulang sphenoideus, Vesalius membuktikan bahwa tulang dada (sternum) terdiri dari tiga bagian. Ia jugalah yang pertama kali menggambarkan vena azygos, dan menemukan saluran yang melewati janin melalui pembuluh balik ari-ari (vena umbillical) dan vena cava, sehingga dinamakan duktus venosus. Ia memberikan gambaran mengenai omentum dan hubungannya dengan lambung, limpa dan usus besar, memberikan pandangan yang benar mengenai pylorus lambung. Ia banyak sekali memberikan kontribusi untuk ilmu anatomi.
Dokter kerajaan dan kematian
Segera setelah penerbitan Fabrica, Vesalius diundang sebagai dokter kerajaan untuk Charles V.
Setelah duabelas tahun Vesalius bersama kerajaan, mengobati luka dan cedera dari perang atau turnamen, melakukan pembedahan, dan menulis berbagai surat pribadi mengenai masalah kedokteran. Ia pun menulis Radicis Chynae, sebuah teks pendek mengenai tumbuhan obat.
Pada 1564, ia berziarah ke Tanah Suci. Ketika ia tiba di Yerusalem, ia mendapatkan pesan dari senat Venesia agar ia menerima tawaran profesor dari Padua, yang tengah kosong setelag kematian temannya Gabriele Fallopio.
Saat berlayar, ia mengalami kecelakaan di pulau Zakynthos. Di sinilah ia meninggal dalam usia limapuluh tahun.
Di masa lalu di Eropa, terdapat kepercayaan umum bahwa jumlah tulang rusuk laki-laki kurang satu dari perempuan. Kepercayaan berdasarkan kitab suci ini terus bertahan hingga seorang dokter bernama Andreas Vesalius, melalui sebuah demonstrasi yang sensasional, menunjukkan bahwa kepercayaan tersebut keliru. Jumlah tulang rusuk laki-laki dan perempuan adalah sama.
Andreas Vesalius (disebut juga Andreas van Wesel, Andreas Vesal) lahir di Brussels, Belgia, 31 Desember 1514 dari keluarga dokter. Ayah dan kakeknya adalah dokter yang mengabdi pada Kekaisaran Romawi Suci.
Dengan latar belakang keluarga seperti itu, Vesalius tumbuh sebagai anak dengan minat yang besar pada sains. Saat masih kecil ia sudah tertarik pada pembedahan binatang.
Pendidikan Vesalius di perguruan tinggi dimulai tahun 1528 ketika ia masuk ke Universitas Louvain untuk belajar seni. Namun di tahun 1532, ia memutuskan pindah ke Universitas Paris untuk belajar kedokteran. Di sini ia belajar teori-teori Galen (seorang dokter Romawi terkenal yang ajarannya menjadi pegangan di berbagai universitas di masa itu). Di sini pula ia mengembangkan minatnya pada anatomi dan sering kali ditemukan sedang melakukan penelitian terhadap tulang-tulang di pekuburan dan tempat eksekusi hukuman.
Peperangan antara Prancis dengan Romawi Suci memaksa Vesalius kembali ke Louvain tahun 1536. Tahun berikutnya, Vesalius menyelesaikan pendidikannya dengan tesis mengenai komentar terhadap risalah Almansor of Rhazes (ahli anatomi dari Arab).
Setelah berselisih dengan seorang profesornya, Vesalius kemudian pindah ke Universitas Padua untuk mengambil gelar doktor yang diraihnya di tahun 1537. Di universitas tersebut Vesalius ditawari untuk mengajar ilmu bedah dan anatomi. Saat itu ilmu bedah dan anatomi dianggap kurang penting dibandingkan dengan cabang-cabang ilmu kedokteran lainnya.
Di saat itu, ilmu bedah dan anatomi diajarkan dengan membaca karya-karya klasik, utamanya karya Galen, diikuti dengan pembedahan binatang oleh tukang bedah, sementara sang pengajar memberi penjelasan bagian demi bagian. Cara mengajar Vesalius berbeda. Ia sendiri yang membedah dan menerangkan bagian-bagian tubuh sambil disaksikan para mahasiswanya. Vesalius mencatat dan menggambarkan pengamatannya dengan teliti untuk dijadikan referensi bagi para mahasiswanya.
Tahun 1539, seorang hakim di Padua yang tertarik pada kerja Vesalius membantunya untuk memperoleh lebih banyak mayat untuk dibedah dengan mengggunakan mayat para kriminal yang dieksekusi mati. Hal ini memungkinkan Vesalius membuat diagram anatomi yang detail dan akurat.
Melalui penelitiannya pada anatomi mayat manusia, Vesalius menemukan berbagai kesalahan dalam karya Galen yang saat itu menjadi pegangan utama dunia kedokteran. Vesalius mengungkapkan bahwa penelitian Galen didasarkan pada anatomi binatang, khususnya monyet. Meski demikian, sebagian orang masih memercayai ajaran Galen. Mereka percaya Galen tidak melakukan kesalahan, hanya saja tubuh manusia mungkin telah berubah sejak Galen melakukan penelitian. Mereka mengecam Vesalius, menyebutnya sebagai orang gila, mencoba menghalangi penunjukan Vesalius menjadi dokter kekaisaran, dan menyebar fitnah.
Vesalius juga mengungkap kesalahan Aristoteles mengenai struktur dan fungsi jantung. Karya monumental Vesalius di tahun 1547, On the Fabric of the Human Body, bertentangan dengan pikiran Aristoteles yang percaya bahwa jantung adalah pusat syaraf. Vesalius percaya bahwa otak dan sistem syaraf adalah pusat pikiran dan emosi, berbeda dengan para pengikut Aristoteles yang percaya bahwa jantung adalah pusat dari tubuh.
Vesalius hidup di zaman ketika ide-ide baru yang bertentangan dengan opini umum dengan mudah bisa dianggap sebagai bidah. Di tahun 1536, Vesalius sempat berselisih dengan para teolog mengenai jantung sebagai pusat jiwa. Pembedahan mayat manusia yang dilakukan Vesalius juga mendapat kecaman dari gereja.
Di tahun 1564, tanpa alasan yang jelas, Vesalius berziarah ke Tanah Suci, Jerusalem. Dalam perjalanan pulang, kapalnya karam. Vesalius meninggal di usia 50 tahun. Muncul rumor bahwa Vesalius berziarah sebagai hukuman dari Dewan Inkuisisi karena ia pernah melakukan autopsi pada seorang bangsawan Spanyol yang jantungnya masih berdetak. Dewan Inkuisisi menjatuhkan hukuman mati, tetapi berkat campur tangan Raja Philip II hukuman tersebut berubah menjadi keharusan melakukan ziarah ke Tanah Suci untuk penebusan dosa. Namun, para sejarawan modern menganggap rumor ini tidak berdasar.***


Tuesday, 23 June 2015

Merpati Putih

Siapa sih yang gak kenal sama Merpati Putih?
Merpati Putih adalah salah satu cabang Pencak Silat yang didirikan pada tanggal 2 April 1963 di Yogyakarta. #Widih... Lama yaaaa....

Admin sih salah satu anggota PPS Betako Merpati Putih Cabang Medan, Tepatnya di Kolat Elang-SMA Negeri 3 Medan. Dengan tingkatan Balik 2 (Strip Merah) #agak_pamer dikit

Merpati Putih merupakan singkatan dari Mersudi Patitising Tindak Pusakane Titising Hening yang dalam bahasa Indonesia berarti "Mencari sampai mendapat Kebenaran dengan Ketenangan" #keren_yaaa

Merpati Putih juga punya motto "Sumbangsihku tak berharga, namun Keikhlasanku nyata".

Merpati Putih juga punya Guru Besar yaitu Alm. Poerwoto Hadi Poernomo telah wafat pada tanggal 29 Mei 2014. Ingat banget waktu itu admin lagi nampil mewakili lomba tingkat sekolah se-kota Medan, pulangnya dapat kabar Mas Poeng meninggal, sedih juga mengingatnya

Bagi yang diluar negeri, MP juga ada kok di Amerika, yaitu Nate Zeleznick (Mas Nate) dan Mike Zeleznick (Mas Mike) orang amerika pertama yang belajar bela diri di Merpati Putih.
Mas Nate bertingkatan Khusus-II dan Mas Mike Bertingkatan Khusus-I. Info MP yang jarang ada di website lain.

Ada juga Mas Ipung yang berada di Tokyo, Jepang. Mas Ipung memegang tingkat Kesegaran Merpati Putih. #Udah_Tua Bro

Berikut adalah Tingkatan yang ada di Merpati Putih
  • Tingkat Dasar I, tingkatan pertama masih berstatus calon anggota, walaupun telah berseragam baju Merpati Putih, celana hitam, kerah baju merah namun sabuk masih putih polos.
  • Tingkat Dasar II, tingkatan kedua dan seterusnya telah memakai seragam anggota tanpa nama diri dengan lambang IPSI dan lambang Merpati Putih di dada serta bersabuk merah polos.
  • Tingkat Balik I, sabuk merah (tanpa strip) dengan lambang Merpati Putih di salah satu ujungnya.
  • Tingkat Balik II, sabuk merah dengan lambang Merpati Putih dan berstrip merah di salah satu ujungnya.
  • Tingkat Kombinasi I, sabuk merah dengan lambang Merpati Putih dan berstrip jingga di salah satu ujungnya.
  • Tingkat Kombinasi II, sabuk merah dengan lambang Merpati Putih dan berstrip kuning di salah satu ujungnya.
  • Tingkat Khusus I (Khusus Tangan), sabuk merah dengan lambang Merpati Putih dan berstrip hijau di salah satu ujungnya.
  • Tingkat Khusus II (Khusus Kaki), sabuk merah dengan lambang Merpati Putih dan berstrip biru di salah satu ujungnya.
  • Tingkat Khusus III (Khusus Badan), sabuk merah dengan lambang Merpati Putih dan berstrip nila di salah satu ujungnya.
  • Tingkat Kesegaran, sabuk merah dengan lambang Merpati Putih dan berstrip ungu di salah satu ujungnya.
  • Tingkat Inti I, sabuk merah dengan lambang Merpati Putih dan berstrip putih di salah satu ujungnya.
  • Tingkat Inti II, sabuk merah dengan lambang Merpati Putih dan berstrip merah dan putih di salah satu ujungnya.

Arti Pakaian yang dikenakan
1. Baju, terdapat lubang 3 pasang di dekat leher. Warna putih dengan leher warna merah berbentuk segi lima dengan garis - garis jahitan berjumlah 5 buah pada bagian setiap ujung lengan.
Artinya :
  • Warna putih menunjukkan kesucian, ketulusan hati, kepasrahan, keterbukaan hati serta menjunjung tinggi arti perdamaian.
  • Leher berbentuk segi lima menggambarkan Pancasila, terdapat juga jumlah jahitan pada leher tersebut. Ini berarti anggota Merpati Putih menjunjung tinggi dasar negara Indonesia yaitu Pancasila.
  • Lubang tali kancing mengingatkan kita agar selalu ingat bahwa di dalam hidup ini terdapat :
TUHAN YME (sang pencipta), ALAM (sumber hidup), DUNIA (kehidupan). Selain itu juga menggambarkan jumlah janji anggota Merpati Putih yang sering disebut TRI PRASETYA.
2. Celana, berwarna hitam menggambarkan ciri khas Pencak Silat indonesia dan merupakan pakaian khas masyarakat (petani). Warna hitam juga melambangkan keteguhan hati.
3. Sabuk, berwarna merah dengan jumlah jahitan 5 jalur menggambarkan Pancasila. Dalam menggunakan seragam yang telah dilengkapi dengan menggunakan sabuk merah berarti telah siap sebagai anggota Merpati Putih yang mengerti makna baik dan buruk serta bertanggung jawab dalam melaksanakan dan mengamalkan ajaran perguruan yaitu MERSUDI PATITISING TINDAK PUSAKANE TITISING HENING. Anggota yang sudah bersabuk merah sebenarnya memiliki beban tanggung jawab yang besar. Anggota yang sudah diakui penuh, disumpah melalui janji Anggota. Disitulah perguruan mulai menanamkan sesuatu yang harus dilaksanakan anggota yaitu :
1. Kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Kepada negara dan bangsa sebagai perwujudan alam seisinya.
3. Kepada perguruan sebagai wadah penggaliannya.
Anggota yang masih bersabuk putih merupakan ujian semakin dijiwainya gerak dalam berlatih pencak silat dan olah napas. Maka akan muncul semangat dari anggota bersabuk putih untuk mendapat pengakuan dari Keluarga Besar Perguruan Pencak Silat Merpati Putih.
Arti Lambang PPS Betako Merpati Putih
1. Bentuk segi lima, PPS Betako Merpati Putih berasaskan Pancasila dan UUD 1945.
2. Garis segi lima berwarna merah, melammbangkan persatuan dan kesatuan seluruh Keluarga Besar PPS Betako Merpati Putih dalam mengembangkan dan melestarikan budaya bangsa.
3. Warna dasar biru, melambangkan sikap dan watak perdamaian sebagai pesilat, baik di tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional.
4. Tulisan Betako dan Merpati Putih Bermotif Aksara Jawa, melambangkan sumber ilmu Merpati Putih berasal dari tanah Jawa yang merupakan budaya asli bangsa indonesia.
5. Gambar tangan berwarna hitam (telapak tangan), melambangkan keteguhan hati bagi setiap anggota Merpati Putih.
6. Warna kuning melingkari tangan, melambangkan kejayaan dari ilmu Merpati Putih.
7. Burung merpati dengan kepala tunduk, melambangkan sikap dan watak anggota Merpati Putih, semakin memiliki ilmu semakin mencapai ketenangan lahir dan batin, seperti falsafah padi (semakin berisi semakin merunduk).
8. Pita berwarna merah bertuliskan Merpati Putih berwarna putih, melambangkan warna bendera Pusaka Merah Putih yang melambangkan keberanian dan kesucian.

Arti Sikap Hormat
"Mengangkat dua jari tangan kiri (telunjuk dan jari tengah) di depan kening. Bersamaan itu pula sambil menarik napas halus disertai tangan kanan mengepal di depan dada agak ke kiri (di depan jantung) tidak menempel, badan tegak, pandangan lurus ke depan, muka tegak, kaki terbuka (selebar sikap sempurna)"
Artinya :
1. Dua jari di depan kening
  • Anggota Merpati Putih selalu mengutamakan pemikiran terlebih dahulu daripada bertindak
  • Dua jari juga merupakan lambang perdamaian (kode etik internasional) sehingga anggota Merpati Putih harus selalu mengutamakan, menjunjung tinggi menghormati, serta mencintai perdamaian
  • Dua jari juga mengingatkan kita bahwa di dunia ini ada dua hal yang selalu ada baik-buruk, siang-malam, ayah-ibu, pria-wanita, untung-rugi, ada penciptaan-ada ciptaan.
2. Tangan mengepal
  • Melambangkan keteguhan hati (waktu menghirup napas) menyatukan dengan alam, dengan kehendak-Nya, berpasrah diri, menyadari sedalam-dalamnyabahwa kita hamba Tuhan.
3. Bentuk kaki (sikap sempurnya)
  • Melambangkan sikap mandiri, kokoh, tegak, tegap, tegas dengan sikap memandang lurus ke depan.

Kurikulum Merpati Putih

>Dasar I

I. Tata Gerak

A. Sikap Dasar
1.Sikap siap/1
2.Sikap sempurna/2
3.Duduk sempurna/3
4.Kuda – kuda tengah sedang/2
5.Kuda – kuda tengah rendah/2
6.Leyek depan/2
7.Leyek belakang/2
8.Pancer/2 I. Kembangan

B. Gerak Langkah
1.Kiri kuda – kuda depan/3
2.Kanan kuda – kuda depan/3
3.Ganti langkah/3
4.Melangkah maju/3
5.Melangkah mundur/3
6.Maju samping/2
7.Mundur samping/2
8.Hadap kanan/3
9.Hadap kiri/3
10.Balik hadap/3
11.Maju simper/1
12.Mundur simper/1
13.Srimpet/1

C. Gerak Kaki Serangan
1.Tendangan depan/2
2.Tendangan samping/2
3.Tendangan sabit/2
4.Tendangan belakang/2
5.Pengkalan/2

D. Gerak Tangan Tangkisan
1.Tangkisan atas/2
2.Tangkisan bawah/2
3.Tepaan dua atas/2
4.Tepaan dua bawah/2
5.Potongan /2
6.Ayunan/2

E. Gerak Tangan Serangan
1.Pukulan datar/3
2.Pukulan Silang/3
3.Sodokan datar/3
4.Sodokan silang/3
5.Sodokan atas/3
6.Sodokan melingkar/3
7.Tebasan datar/3
8.Tebangan datar/3
9.Tebangan bawah/3
10.Totokan/2
11.Ujung siku datar/2

II. Rangkaian Gerak Ditempat (RGD)

III. Rangkaian Gerak Langkah (RGL)

IV. Rangkaian Gerak Terikat (RGT)-Dasar I
1. Maju samping tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan samping.
2. Hadap kiri pancer, srimpet potongan maju tebasan datar sodokan silang.
3. Balik hadap ujung siku datar maju tendangan depan.
4. Hadap kanan mundur simpir tangkisan bawah maju tendangan samping, putar badan maju tendangan belakang.
5. Melangkah maju ayunan hadap kiri maju ke samping tepakan dua atas maju ujung siku datar maju tendangan sabit.
6. Hadap kiri srimpet totokan, maju tenbangan bawah.

V. Tangkap Kunci I-II

VI. Rangkaian Gerak Praktis (RGP)-Dasar I
1. mundur tangkisan bawah tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan depan.
2. mundur ke samping tepakan dua atas, maju tebasan datar sodokan silang.

2. Tata Nafas
I. Nafas penyegaran
II. Nafas pengolahan
III. Nafas pembinaan
IV. Nafas penyembuhan
V. Nafas pengendapan
Teknik Pemukulan:
1.Tebangan Bawah
2.Tebasan Datar

>Dasar II

I. Tata Gerak
A. Gerak Langkah
1.Maju silang/1
2.Mundur silang/1
3.Potong langkah/3
4.Geser depan/1
5.Geser belakang/1
B. Gerak Kaki Serangan
1.Gamparan atas/2
2.Gamparan bawah/2
3.Trap/2
4.Gajulan/2
5.Sirkel atas/2
6.Sirkel bawah/2
7.Jlontrotan/2

C. Gerak Tangan Tangkisan
1.Tangkisan silang atas/1
2.Tangkisan silang bawah/1
3.Tangkasan punggung siku
datar/2
4.Tangkisan punggung siku
bawah/2
5.Tarik tampar siku/2
6.Ujung siku bawah/1
7.Sautan/2
8.Patah tebu/2

D. Gerak Tangan Serangan
1.Ujung siku atas/3
2.Punggung siku atas/3
3.Sabetan/3
4.Keprukan/36
.
II. Rangkaian Gerak Ditempat (RGD)

III. Rangkaian Gerak Langkah (RGL)

IV. Rangkaian Gerak Terikat (RGT)-Dasar II
1. Maju samping tangkisan atas sodokan datar, ganti langkah mundur tangkisan silang atas maju tendangan depan.
2. Geser depan ujung siku bawah putar badan tendangan belakang, maju silang tangkisan bawah, putar badan geser kaki sabetan sodokan atas (berubah arah), maju gajulan tendangan samping, jlontrotan, sirkel bawah.
3. Mundur simpir tangkisan atas mundur leyek belakang tangkisan bawah, mundur ke samping tangkisan punggung siku bawah, maju keprukan sodokan atas.
4. Maju simpir tepakan dua atas, melangkah mundur tarik tampar siku maju tendangan sabit maju tebangan bawah, maju ujung siku datar.
5. Geser belakang balik hadap keprukan sodokan melingkar (berubah arah), tendangan samping.

V. Tangkap Kunci III-IV

VI. Rangkaian Gerak Praktis (RGP)-Dasar II
1. Maju simpir ayunan maju keprukan sodokan atas, mundur ke samping punggung siku datar tangkisan atas pukulan silang.
2. Mundur ujung siku bawah srimpet patah tebu, maju tendangan samping, (putar badan) tangkisan atas maju tendangan belakang.

2. TATA NAFAS
I. Nafas penyegaran
II. Nafas pengolahan
III. Nafas pembinaan
IV. Nafas penyembuhan
V. Nafas pengendapan
Teknik Pemukulan:
1. Sodokan
2. Punggung Siku Mendatar

>Balik I

I. 
Tata Gerak
I. Gerak Dasar
B. Gerak Kaki Serangan
1.Cecakan/2
2.Guntingan/2 
I.Kembangan


II. Rangkaian Gerak Ditempat (RGD)

III. Rangkaian Gerak Langkah (RGL)

IV. Rangkaian Gerak Terikat (RGT)-Balik I
1. Mundur silang leyek belakang ayunan, maju samping putar badan sabetan, geser kaki depan sodokan atas maju punggung siku datar.
2. Maju silang putar badan tangkisan atas (berubah arah) geser belakang tangkisan punggung siku bawah, melangkah mundur patah tebu.
3. Geser depan leyek belakang potongan (berubah arah), maju tendangan sabit, sirkel atas, gamparan bawah.
4. Berdiri putar badan belakang tangkisan bawah, srimpet potongan, melangkah maju tangkap kunci I.
5. Maju simpir putar badan leyek belakang ayunan tebangan datar, sirkel bawah, mundur simpir mundur leyek belakang tangkisan bawah.
6. Mundur samping totokan, mau tangkisan atas sodokan silang, geser belakang leyek belakang tangkisan punggung siku bawah, maju tendangan sabit.

V. Tangkap Kunci IV-VI

VI. Rangkaian Gerak Praktis (RGP)-Balik I
1. Mundur simpir ujung siku bawah, mundur tangkisan bawah pukulan silang. Maju keprukan sodokan atas.
2.  Srimpet ayunan, pengkalan, sirkel bawah.

VII. Pelepasan Tangkap Kunci I-II

2. TATA NAFAS

I. Nafas penyegaran
II. Nafas pengolahan (dibalik)
III. Nafas pembinaan (bolakbalik)
IV. Nafas penyembuhan
V. Nafas pengendapan
Teknik Pemukulan:
1. Tebangan Datar
2. Tendangan Samping
3. Tebangan Bawah Kiri

3.BINTAL
I.Filosofi gerak dan pernafasan
II. AD dan ART Merpati Putih

Sekian Dari Informasi Yang dapat admin sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam Perguruan