Malam Bloggers,
Malam ini saya akan kasih ilmu sederhana namun sangat bermanfaat, mungkin bloggers yang ada dimana pun juga pasti gak kepikiran, tapi memang inilah dia, apa itu? Ayok dilirik
1. Ilmu Berhitung
Mungkin ilmu wajib yang harus anda kuasain, soalnya, tanpa berhitung anda pasti dibodoh-bodohin oleh orang lain, jadi wajib ada perhitungan ya Besttt...
2. Ilmu Menghafal
Sebenarnya ilmu ini tak kala penting, yang harus dikuasai, mungkin aja ada orang yang ngutang tapi anda lupa menagihnya hehehe.... :D
3. Ilmu Bela Diri
Nah, ini ilmu yang saya suka, selain melatih Fisik dengan olahraga, ilmu ini juga pasti akan melindungi anda dari ancaman orang lain yang berusaha menyerang anda. Tinggal Jotos... @_@
4. Ilmu Memasak
Menurut saya ini lumayan penting pada saat genting.
5. Ilmu Komputer
Sekarang kan sudah zaman nya komputer, ya kita wajib ikuti perkembangan zaman donk... jangan mau ketinggalan
6. Ilmu Berpenampilan Rapi
Sebagian orang sulit untuk bernampilan rapi, tetapi orang rapi mendapat nilai plus dari orang yang urakan.
7. Ilmu Merayu
Mungkin pada saat anda meminta sesuatu, anda wajib merayu orang anda mintai sesuatu.
8. Ilmu Pede
Sebagian orang tidak merasa tidak percaya diri, yakin kan diri anda bahwa anda hebat
9. Ilmu Agama&Akhlak
Percuma saja kalau anda Jenius, tetapi anda tidak ada akhlak dan tata kerama, itu sama dengan NOL.
10. Cari Ilmu sebanyak-banyaknya
Memang saya tidak bisa menuliskan semua ilmu yang ada, tetapi anda harus cari terus, itu akan menjadikan anda menjadi Pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
Sekian Dulu dari saya, boleh dicoba dirumah atau pun dimana anda berada.
Wednesday, 16 July 2014
Pencak Silat Indonesia Untuk DUNIA!
Salam Perguruan,
Pencak silat atau silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailand selatan sesuai dengan penyebaran berbagai suku bangsa Nusantara. Berkat peranan para pelatih asal Indonesia, kini Vietnam juga telah memiliki pesilat-pesilat yang tangguh. Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara adalah Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (Persilat), yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.
Pencak silat atau silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailand selatan sesuai dengan penyebaran berbagai suku bangsa Nusantara. Berkat peranan para pelatih asal Indonesia, kini Vietnam juga telah memiliki pesilat-pesilat yang tangguh. Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara adalah Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (Persilat), yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.
Pencak silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi.Ada pengaruh budaya Cina, agamaHindu, Budha, dan Islam dalam pencak silat. Biasanya setiap daerah di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas. Misalnya, daerah Jawa Barat terkenal dengan aliran Cimande dan Cikalong, di Jawa Tengah ada aliranMerpati Putih dan di Jawa Timur ada aliran Perisai Diri. Setiap empat tahun di Indonesia ada pertandingan pencak silat tingkat nasional dalam Pekan Olahraga Nasional. Pencak silat juga dipertandingkan dalam SEA Games sejak tahun 1987. Di luar Indonesia juga ada banyak penggemar pencak silat seperti di Australia, Belanda, Jerman, dan Amerika.
Di tingkat nasional olahraga melalui permainan dan olahraga pencak silat menjadi salah satu alat pemersatu nusantara, bahkan untuk mengharumkan nama bangsa, dan menjadi identitas bangsa. Olahraga pencak silat sudah dipertandingkan di skala internasional. Di Indonesia banyak sekali aliran-aliran dalam pencak silat, dengan banyaknya aliran ini menunjukkan kekayaan budaya masyarakat yang ada di Indonesia dengan nilai-nilai yang ada didalamnya..
Saya Sendiri Masuk Dalam Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih.
Sebernarnya baru-baru masuk, tingkatannya pun masih rendah, tapi Gak apa-apalah, berlatih terus dan kemampuan harus diasah. Jangan Sombong, dan gunakan untuk kebaikan, itulah moto saya. #Walaupun agak pamer, matahin benda keras. Hehehehe.... :D
Tuesday, 15 July 2014
Kerajaan Tarumanegara & Peninggalannya
Kerajaan
Tarumanegara atau Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah
pulau Jawa bagian barat pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M, yang merupakan salah
satu kerajaan tertua di nusantara yang diketahui. Dalam catatan, kerajaan
Tarumanegara adalah kerajaan hindu beraliran wisnu. Kerajaan Tarumanegara
didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358, yang kemudian
digantikan oleh putranya, Dharmayawarman (382-395). Jayasingawarman dipusarakan
di tepi kali gomati, sedangkan putranya di tepi kali Candrabaga. Maharaja
Purnawarman adalah raja Kerajaan Tarumanegara yang ketiga (395-434 M).
Ia membangun ibukota kerajaan baru pada tahun 397 yang terletak lebih dekat ke pantai.
Kota itu diberi nama Sundapura pertama kalinya nama Sunda digunakan. Pada tahun
417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga sepanjang 6112
tombak (sekitar 11 km). Selesai penggalian, sang prabu mengadakan selamatan
dengan menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada kaum Brahmana.
Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada raja Sunda itu dibuat tahun 536 M. Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Kerajaan Tarumanegara adalah Suryawarman (535 - 561 M) raja Kerajaan Tarumanegara ke-7. Dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M), ayah Suryawarman, banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Kerajaan Tarumanegara. Ditinjau dari segi ini, maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya.
Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada raja Sunda itu dibuat tahun 536 M. Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Kerajaan Tarumanegara adalah Suryawarman (535 - 561 M) raja Kerajaan Tarumanegara ke-7. Dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M), ayah Suryawarman, banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Kerajaan Tarumanegara. Ditinjau dari segi ini, maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya.
Kehadiran
prasasti Purnawarman di pasir muara, yang memberitakan raja Sunda dalam tahun
536 M, merupakan gejala bahwa ibukota sundapura telah berubah status menjadi
sebuah kerajaan daerah. Hal ini berarti, pusat pemerintahan Kerajaan
Tarumanegara telah bergeser ke tempat lain. Contoh serupa dapat dilihat dari
kedudukaan rajatapura atau salakanagara (kota perak), yang disebut argyre oleh
ptolemeus dalam tahun 150 M. Kota ini sampai tahun 362 menjadi pusat
pemerintahan raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I - VIII). Ketika pusat
pemerintahan beralih dari rajatapura ke Tarumanegara, maka salakanagara berubah
status menjadi kerajaan daerah. Jayasingawarman pendiri Kerajaan Tarumanegara
adalah menantu raja Dewawarman VIII. Ia sendiri seorang maharesi dari
salankayana di India yang mengungsi ke nusantara karena daerahnya diserang dan
ditaklukkan maharaja samudragupta dari kerajaan magada.
Suryawarman
tidak hanya melanjutkan kebijakan politik ayahnya yang memberikan kepercayaan
lebih banyak kepada raja daerah untuk mengurus pemerintahan sendiri, melainkan
juga mengalihkan perhatiannya ke daerah bagian timur. Dalam tahun 526 M Manikmaya,
menantu Suryawarman, mendirikan kerajaan baru di Kendan, daerah Nagreg antara Bandung
dan Limbangan, Garut. Putera tokoh manikmaya ini tinggal bersama kakeknya di
ibukota tarumangara dan kemudian menjadi panglima angkatan perang Kerajaan
Tarumanegara. Perkembangan daerah timur menjadi lebih Berkembang Ketika Cicit
Manikmaya Mendirikan Kerajaan Galuh Dalam Tahun 612 M.
A. KEHIDUPAN DI
KERAJAAN TARUMANEGARA
1. Kehidupan Politik
Raja Purnawarman adalah raja besar yang telah berhasil meningkatkan kehidupan rakyatnya. Hal ini dibuktikan dari prasasti Tugu yang menyatakan raja Purnawarman telah memerintah untuk menggali sebuah kali. Penggalian sebuah kali ini sangat besar artinya, karena pembuatan kali ini merupakan pembuatan saluran irigasi untuk memperlancar pengairan sawah-sawah pertanian rakyat.
2. Kehidupan Sosial
Kehidupan sosial Kerajaan Tarumanegara sudah teratur rapi, hal ini terlihat dari upaya raja Purnawarman yang terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyatnya. Raja Purnawarman juga sangat memperhatikan kedudukan kaum brahmana yang dianggap penting dalam melaksanakan setiap upacara korban yang dilaksanakan di kerajaan sebagai tanda penghormatan kepada para dewa.
1. Kehidupan Politik
Raja Purnawarman adalah raja besar yang telah berhasil meningkatkan kehidupan rakyatnya. Hal ini dibuktikan dari prasasti Tugu yang menyatakan raja Purnawarman telah memerintah untuk menggali sebuah kali. Penggalian sebuah kali ini sangat besar artinya, karena pembuatan kali ini merupakan pembuatan saluran irigasi untuk memperlancar pengairan sawah-sawah pertanian rakyat.
2. Kehidupan Sosial
Kehidupan sosial Kerajaan Tarumanegara sudah teratur rapi, hal ini terlihat dari upaya raja Purnawarman yang terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyatnya. Raja Purnawarman juga sangat memperhatikan kedudukan kaum brahmana yang dianggap penting dalam melaksanakan setiap upacara korban yang dilaksanakan di kerajaan sebagai tanda penghormatan kepada para dewa.
4. Kehidupan
Budaya
Dilihat dari teknik dan cara penulisan huruf-huruf dari prasasti-prasasti yang ditemukan sebagai bukti kebesaran Kerajaan Tarumanegara, dapat diketahui bahwa tingkat kebudayaan masyarakat pada saat itu sudah tinggi. Selain sebagai peninggalan budaya, keberadaan prasasti-prasasti tersebut menunjukkan telah berkembangnya kebudayaan tulis menulis di kerajaan Tarumanegara.
Dilihat dari teknik dan cara penulisan huruf-huruf dari prasasti-prasasti yang ditemukan sebagai bukti kebesaran Kerajaan Tarumanegara, dapat diketahui bahwa tingkat kebudayaan masyarakat pada saat itu sudah tinggi. Selain sebagai peninggalan budaya, keberadaan prasasti-prasasti tersebut menunjukkan telah berkembangnya kebudayaan tulis menulis di kerajaan Tarumanegara.
3. Kehidupan
Ekonomi
Prasasti tugu menyatakan bahwa raja Purnawarman memerintahkan rakyatnya untuk membangun saluran air di Sungai Gomati sepanjang 6122 tombak atau sekitar 12 km. Pembangunan terusan ini mempunyai arti ekonomis yang besar bagi masyarakat, Karena dapat dipergunakan sebagai sarana untuk mencegah banjir disaat musim penghujan. Selain itu juga digunakan sebagai irigasi pertanian serta sarana lalu-lintas pelayaran perdagangan antardaerah di Kerajaan Tarumanegara dengan dunia luar dan daerah-daerah di sekitarnya.
Prasasti tugu menyatakan bahwa raja Purnawarman memerintahkan rakyatnya untuk membangun saluran air di Sungai Gomati sepanjang 6122 tombak atau sekitar 12 km. Pembangunan terusan ini mempunyai arti ekonomis yang besar bagi masyarakat, Karena dapat dipergunakan sebagai sarana untuk mencegah banjir disaat musim penghujan. Selain itu juga digunakan sebagai irigasi pertanian serta sarana lalu-lintas pelayaran perdagangan antardaerah di Kerajaan Tarumanegara dengan dunia luar dan daerah-daerah di sekitarnya.
B. RAJA-RAJA DI
KERAJAAN TARUMANEGARA
Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja. Pada tahun 669 M, Linggawarman, raja Tarumanagara terakhir, digantikan menantunya, Tarusbawa. Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri, yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya. Secara otomatis, tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya, yaitu Tarusbawa. Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa, karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri, yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini, hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara.
Kerajaan Tarumanegara mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan raja Purnawarman. Raja purnawarman adalah raja besar, hal ini dapat diketahui dari Prasasti Ciaruteun yang isinya, "Ini (bekas) dua kaki, yang seperti kaki Dewa Wisnu ialah kaki Yang Mulia Sang Purnawarman, raja di negeri Taruma, raja yang gagah berani di dunia".
Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja. Pada tahun 669 M, Linggawarman, raja Tarumanagara terakhir, digantikan menantunya, Tarusbawa. Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri, yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya. Secara otomatis, tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya, yaitu Tarusbawa. Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa, karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri, yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini, hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara.
Kerajaan Tarumanegara mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan raja Purnawarman. Raja purnawarman adalah raja besar, hal ini dapat diketahui dari Prasasti Ciaruteun yang isinya, "Ini (bekas) dua kaki, yang seperti kaki Dewa Wisnu ialah kaki Yang Mulia Sang Purnawarman, raja di negeri Taruma, raja yang gagah berani di dunia".
Raja-Raja Tarumanegara
·
Jayasingawarman 358-382 M
|
·
Suryawarman 535-561 M
|
·
Dharmayawarman 382-395 M
|
·
Kertawarman 561-628 M
|
·
Purnawarman 395-434 M
|
·
Sudhawarman 628-639 M
|
·
Wisnuwarman 434-455 M
|
·
Hariwangsawarman 639-640 M
|
·
Indrawarman 455-515 M
|
·
Nagajayawarman 640-666 M
|
·
Candrawarman 515-535 M
|
·
Linggawarman 666-669 M
|
C.
PRASASTI-PRASASTI KERAJAAN TARUMANEGARA
1. Prasasti Ciaruteun
- Cap
telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut (tempat
ditemukannya prasasti tersebut).
- Cap
telapak kaki melambangkan kekuasaan dan eksistensi seseorang (biasanya
penguasa) sekaligus penghormatan sebagai dewa. Hal ini berarti menegaskan
kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewa Wisnu maka dianggap sebagai
penguasa sekaligus pelindung rakyat.
2. Prasasti Jambu
3. Prasasti Kebon Kopi
4. Prasasti
Muara Cianten
5. Prasasti
Pasir Awi
6. Prasasti Cidanghiyang
7. Prasasti
Tugu
Hal-hal yang
dapat diketahui dari prasasti Tugu adalah:
- Prasasti
Tugu menyebutkan nama dua buah sungai yang terkenal di Punjab yaitu sungai
Chandrabaga dan Gomati. Dengan adanya keterangan dua buah sungai tersebut menimbulkan
tafsiran dari para sarjana salah satunya menurut Poerbatjaraka. Sehingga
secara Etimologi (ilmu yang mempelajari tentang istilah) sungai
Chandrabaga diartikan sebagai kali Bekasi.
- Prasasti
Tugu juga menyebutkan anasir penanggalan walaupun tidak lengkap dengan
angka tahunnya yang disebutkan adalah bulan phalguna dan caitra yang
diduga sama dengan bulan Februari dan April.
- Prasasti
Tugu yang menyebutkan dilaksanakannya upacara selamatan oleh Brahmana
disertai dengan seribu ekor sapi yang dihadiahkan raja.
D.
SUMBER-SUMBER SEJARAH
Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui melalui sumber-sumber yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Sumber dari dalam negeri berupa tujuh buah prasasti batu yang ditemukan empat di Bogor, satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. Sedangkan sumber-sumber dari luar negeri yang berasal dari berita Tiongkok antara lain:
Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui melalui sumber-sumber yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Sumber dari dalam negeri berupa tujuh buah prasasti batu yang ditemukan empat di Bogor, satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. Sedangkan sumber-sumber dari luar negeri yang berasal dari berita Tiongkok antara lain:
- Berita
Fa-Hsien, tahun 414 M dalam bukunya yang berjudul Fa-Kao-Chi menceritakan
bahwa di Ye-po-ti hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha,
yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan sebagian masih
animisme.
- Berita
Dinasti Sui, menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari
To- lo-mo yang terletak di sebelah selatan.
- Berita
Dinasti Tang, juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang
utusaan dari To-lo-mo.
Berdasarkan
tiga berita di atas para ahli menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara
fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Maka berdasarkan
sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa
aspek kehidupan tentang kerajaan Tarumanegara. Kerajaan Tarumanegara
diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Berdasarkan prasast-prasati
tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman.
Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu, meliputi hampir seluruh
Jawa Barat yang membentang dari Banten, Jakarta, Bogor dan Cirebon.
F. RUNTUHNYA TARUMANEGARA
Runtuhnya Tarumanegara belum dapat di ketahui pasti, namun kerajaan Tarumanegara masih mengirimkan utusannya ke cina sampai tahun 669 M. setelah itu tidak di dapatkan lagi berita. Kemungkinan Tarumanegara di taklukan Sriwijaya (sepertihalnya terlulis dalam Prasasti Prasasti Karang berahi). Sehingga dapat di duga runtuhnya Tarumanegara sekitar + tahun 669 M oleh serangan Sriwijaya
Runtuhnya Tarumanegara belum dapat di ketahui pasti, namun kerajaan Tarumanegara masih mengirimkan utusannya ke cina sampai tahun 669 M. setelah itu tidak di dapatkan lagi berita. Kemungkinan Tarumanegara di taklukan Sriwijaya (sepertihalnya terlulis dalam Prasasti Prasasti Karang berahi). Sehingga dapat di duga runtuhnya Tarumanegara sekitar + tahun 669 M oleh serangan Sriwijaya
Induk Organisasi Indonesia & Dunia
NAMA-NAMA INDUK ORGANISASI OLAHRAGA NASIONAL
1. FASI : Federasi Aero Sport Indonesia
2. IKASI : Persatuan Anggar Seluruh Indonesia
3. PASI : Persatuan Atletik Seluruh Indonesia
4. PERBASASI :
Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia
5. PORDASI : Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia
6. PORLASI : Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia
7. POBSI : Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia
8. PABBSI : Persatuan Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia
9. PERBASI : Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia
10. PBVSI : Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia
11. PBI : Persatuan Boling Indonesia
12. PBSI : Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia
13.PERCASI : Persatuan Catur Seluruh Indonesia
14. PODSI : Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia
15. PDBI : Persatuan Drum Band Indonesia
16. PGI : Persatuan Golf Indonesia
17. PGSI : Persatuan Gulat Amatir Seluruh Indonesia
18. PJSI : Persatuan Judo Seluruh Indonesia
19. FORKI : Federasi Olahraga Karate-do Indonesia
20. GABSI : Gabungan Bridge Seluruh Indonesia
21. PERKEMI :
Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia
22. KORI : Kesehatan Olahraga Republik Indonesia
23. PLBSI : Persatuan Liong & Barongsai Seluruh Indonesia
24. PERBAKIN :
Persatuan Menembak dan BerburuIndonesia
25. IMI : Ikatan Motor Indonesia / IMI
26. PRSI : Persatuan Renang Seluruh Indonesia / PRSI
27. BPOC : Badan Pembina Olahraga Cacat / BPOC
28. BAPOR KORPRI :
Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia
29. BAPOMI : Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia
30. BAPOPSI :
Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia
31. ISSI : Ikatan Sport Sepeda Indonesia
32. PERWOSI :
Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia
33. PERPANI :
Persatuan Panahan Indonesia
34. FPTI : Federasi Panjat Tebing Indonesia
35. IPSI : Ikatan Pencak Silat Indonesia
36. PSSI : Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia
37. persani : Persatuan Senam Indonesia
38. PSTI : Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia
39. PSSI : Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia
40. PERSEROSI :
Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia
41. PSASI :
Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia
42. IODI : Ikatan Olahraga Dansa Indonesia
43. PSI : Persatuan Squash Indonesia
44. TI : Taekwondo Indonesia
45. KODRAT :
Keluarga Olahraga Tarung Derajat
46. PELTI : Persatuan Tennis Lapangan Seluruh Indonesia
47. PTMSI : Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia
48. PERTINA :
Persatuan Tinju Amatir Indonesia
49. SIWO PWI :
Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia
50. WI : Wushu Indonesia
51. PHSI :
Persatuan Hockey Seluruh Indonesia
52. PORTELASI :
Persatuan Olahraga Terbang Layang Seluruh Indonesia
53. LSI : Liga Sofbol Indonesia
NAMA-NAMA INDUK ORGANISASI OLAHRAGA INTERNASIONAL
1. FIBA : Federation International de Basketball
Amateur
2. FIFA : Federation of International Football
Association
3. FIG : Federation International de
Gymnastique
4. IAAF : International Amateur Athletic Federation
5. IABA : International Amateur Boxing Association
6. IBF : International Badminton Federation
7. IBF : International Boxing Federation
8. ILTA : International Lawn Tennis Association
9. ISF : International Softball Federation
10. ITTF : International Table Tennis Association
11. IVBF :
International de Volley Ball Federation
12. IYRU : International Yacht Racing Union
13. OPBF : Orient Pasific Boxing Federation
14. WBA : World Boxing Association
15. WBC :
World Boxing Commission
16. WBF : World Boxing Federation
17. WBO : World Boxing Organization
Masih Banyak Lagi, cuman saya post ini aja, karena rapi
Narkoba Dan Penanggulangannya
Sejarah Narkoba
Tahun 1806
seorang dokter dari Westphalia bernama Friedrich Wilhelim sertuner menemukan
modifikasi candu yang dicampur amoniak yang kemudian dikenal sebagai morphin
(diambil dari nama dewa mimpi Yunani yang bernama MORPHIUS). Tahun 1856 waktu
pecah perang saudara di A.S. Morphin ini sangat populer dipergunakan untuk
penghilang rasa sakit luka-luka perang , sebagian tahanan-tahanan tersebut
"ketagihan" disebut sebagai "penyakit tentara" . Tahun 1874
seorang ahli kimia bernama Alder Wright
dari London ,merebus cairan morphin dengan asam anhidrat (cairan asam
yang ada pada sejenis jamur) . campuran ini membawa efek ketika diuji coba
kepada anjing yaitu : anjing tersebut tiarap,ketakutan,mengantuk dan
muntah-muntah . Namun tahun 1898 pabrik obat "Bayer" memproduksi obat
tersebut dengan nama heroin , sebagai
penghilang sakit (pain killer). Tahun 60-an -70-an pusat penyebaran
candu dunia berada pada daerah
"Golden Triangle" yaitu Myanmar ,Thailand dan Laos . Dengan
meproduksi : 700 ribu ton setiap tahun . Juga daerah "Golden
Crescent" yaitu Pakistan ,Iran dan Afganistan dari Golden Crescent menuju
Afrika dan Amerika .selain morphin dan heroin adalagi jenis lain yaitu kokain
(ery throxylor coca) berasal dari tumbuhan coca yang tumbuh di Peru dan Bolavia
. Biasanya digunakan untuk penyembuhan Asma dan TBC. Diakhir tahun 70-an ketika
tingkat tekanan hidup manusia semakin meningkat serta teknologi mendukung maka
diberilah campuran-campuran khusus agar candu tersebut dapat juga dalam bentuk
obat-obatan .
Pembagian
Narkotika Menurut Lewins
1.
Golongan obat bius yang menimbulkan khayalan
·
·
Ganja
·
Opium
·
Lycergic
·
Mescallin
2.
Golongan obat yang memacu rangsangan susunan
saraf pusat
·
Amphetamine
·
Kokain
3.
Golongan obat tidur
·
Mandrax
·
Rohypnol
·
Metaquilon
·
Luminal
4.
Golongan obat penghilang rasa sakit dan panas
·
Panagrip
·
Erceflu
·
Bodrex
5.
Golongan yang memabukkan (Semua minuman yang mengandung alkohol)
·
Anggur
·
Vigour
·
Bir
·
Tuak
·
Bols
6.
Golongan tembakau
·
Semua jenis rokok
7.
Golongan zat yang mudah menguap dan dihirup
·
Bahan pelarut (Thinner)
·
Bensin
·
Cutex
·
Lem
8.
Bahaya
Penyalahgunaan Narkoba
Pemakaian narkoba secara umum dan juga psikotropika yang tidak sesuai dengan
aturan dapat menimbulkan efek yang membahayakan tubuh.
Berdasar efek yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba
dibedakan menjadi 3, yaitu:
1.
Depresan, yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas
fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang, bahkan bisa membuat pemakai
tidur dan tak sadarkan diri. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian.
Jenis narkoba depresan antara lain opioda, dan berbagai turunannya seperti
morphin dan heroin. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw.
2.
Stimulan, merangsang fungsi tubuh dan
meningkatkan kegairahan serta kesadaran. Jenis stimulan: Kafein, Kokain,
Amphetamin. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi.
3.
Halusinogen, efek utamanya adalah mengubah daya
persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Halusinogen kebanyakan berasal dari
tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. Selain
itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. Yang paling banyak dipakai
adalah marijuana atau ganja.
Dampak penyalahgunaan Narkoba
Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi
takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan
inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya
kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung,
paru-paru, hati dan ginjal.
Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat
tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi
atau kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada
fisik, psikis maupun sosial seseorang.
Ø
Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap fisik
o
Gangguan pada system syaraf (neurologis)
seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi
o
Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut
otot jantung, gangguan peredaran darah
o
Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti:
penanahan (abses), alergi, eksim
o
Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti:
penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru
o
Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat,
pengecilan hati dan sulit tidur
Ø
Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan
reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon
reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual
Ø
Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan
reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi,
ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)
Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya
pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B,
C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya
Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi
over dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya.
Over dosis bisa menyebabkan kematian
Ø
Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap psikis
o
Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan
gelisah
o
Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal,
penuh curiga
o
Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang
brutal
o
Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan
tertekan
o
Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman,
bahkan bunuh diri
Ø
Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap
lingkungan sosial
o
Gangguan mental, anti-sosial dan asusila,
dikucilkan oleh lingkungan
o
Merepotkan dan menjadi beban keluarga
o
Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram
Dampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat.
Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila
terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan
sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Gejata fisik dan
psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk
membohongi orang tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll.
Penanggulangan
Narkotika
Hal-hal yang dapat
dilakukan adalah:
·
Usaha disiplin keluarga
·
Usahakan adanya hubungan yang serasi dan
harmonis antara ibu, bapak, dan anak dengan penuh cinta kasih
·
Dalam memelihara keharmonisan itu, berikan
kepada anak suatu tanggung jawab dan kepercayaan yang disertai dengan
nbimbingan serta koreksi orang tua
·
Memberikan kesempatan dan penghargaan terhadap
pendapat dan pemikiran anak dalam berbagai masalah
·
Menyalurkan hobi bagi anak ke hal-hal positif
·
Berikan waktu secara khusus dan kontinu untuk
memberikan perhatian kepada anak-anak walaupun sedikit dan dalam kesibukan
apapun
·
Jadilah orang tua sebagai panutan utama, sesuai
kata-kata dengan perbuatan
·
Berikan penghargaan dan perhatian terhadap
prestasi anak khususnya prestasi sekolah
·
Bina dalam disiplin keluarga dan tata tertib
yang telah disepakati bersama. Tidak terlalu keras dan tidak memanjakan anak
·
Dalam masalah penyalahgunaan narkotika dan zat
adiktif lainnya baik orang tua maupun si anak pelajarilah pengetahuan si anak
mengenai narkotika, dan bahayanya bila disalahgunakan. Pelajari dan pahami
tentang tanda-tanda umum yang biasanya diderita oleh korban narkotika
·
Dalam hubungan ini, periksalah barang-barang
milik anak anda secara diam-diam untuk menghindari dibawanya barang larangan
itu. Juga diadakn secara langsung berdialog dalam keadaan tenang dan obyektif
penuh kebijaksanaan
UPAYA PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN
Pengendalian dan pengawasan narkotika perlu dilakukan.
Karena bila disalahgunakan, tidak dibawah pengawasan dokter dapat menimbulkan
ketergantungan dan dapat mengakibatkan gangguan fisik, mental, kejiwaan sosial,
kamtibnas, dan akibat lebih jauh dapat mengganggu ketahanan nasional. Oleh
karenanya penggunaan untuk pengobatan diperlukan upaya pengendalian dan
pengawasan terhadap narkotika.
Pengawasan dan pengendalian ditujukan untuk menjamin agar
jenis dan jumlah kebutuhan narkotika dan psikotropika cukup tersedia sesuai
dengan kebutuhan. Jalur resmi upaya-upaya pengendalian dan pengawasan sudah
tentu dilakukan oleh aparat terkait yang berwenang, agar benar-benar dapat
diawasi pertimbangan permintaan dan persediaan dan jenis-jenis obat yang
dibutuhkan.
LANGKAH REPRESIF
Upaya pemberantasan jalur gelap dan penyalahgunaan
narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya diperlukan upaya terpadu baik
lingkungan nasional regional, maupun internasional. Bagi Indonesia yang kondisi
geografisnya terdiri dari ribuan pulau dengan garis pantai yang terbuka lebar
disadari sebagai wilayah yang amat rawan bagi lalu lintas gelap narkotika.
Pemberantasan jalur perdagangan gelap dan produksi narkotika di wilayah
sumatera, jawa dan daerah lain selama ini telah lebih intensif dilakukan oleh
aparat. Walaupun demikian, diperlukan pemberantasan yang berkelanjutan.
PENGOBATAN
Bagi korban penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif
lainnya, pengobatan yang dilakukan dari segi medis, dalam arti melepaskan
ketergantungan secara fisik tidak begitu sulit yaitu dengan pengobatan yang
disebut dengan detoksifikasi yang memerlukn waktu sedikitnya tiga minggu. Namun
terkadang kekambuhan datang kembali dikarenakan faktor psikologis, atau
kepribadian si penderita dan faktor lingkungan.
Biasanya pengobtan yang dijalankan pada rumah sakit yang
khusus menangani korban narkotika dan zat adiktif lainnya meliputi pengobatan
detoksifikasi dilakukan dengan cara psikoterapi dengan maksud dapat memperkuat
kepribadian, kepercayaan diri, harga diri dan mengetahui arti hidup yng berarti
bagi si penderita, yang terakhir adalah dengan rehabilitasi medis.
Para pecandu narkotika biasanya mempunyai permasalahan
sendiri-sendiri. Oleh karena itu, penyembuhan melalui sistem pendekatan
kemudian harus lihat dari berbagai segi dan faktor. Sejalan dengan pengobatan
medis, pembinaan mental spiritual terus dilakukan. Bimbingan psikiater secara
kontinu sangat dibutuhkan untuk menghindari kekambuhan kembali. Selanjutnya
partisipasi masyarakat sangat diperlukan teruatama dalam hal penerimaan bekas korban
narkotika untuk kembali ke tengah masyarakat untuk memulai hidup dengan wajar.
Sedangkan bagi penderita yang sudah kritis secara fisik, hendaknya dibawa ke
rumah sakit yang khusus menangani penderita penyalahgunaan narkotika dan zat
adiktif linnya.
REHABILITASI
Tempat rehabilitasi dan sekaligus pengobatan terhadap korban
penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya telah tersedia di berbagai
tempat. Namun begitu yang lebih penting adalah bagaimana si korban dapat
bertahan dari kesembuhan, tidak kambuh lagi sepulang dari panti pengobatan dan
rehabilitasi tersebut. Hal ini sangat memerlukan perhatian orang tua serta
partisipsi masyarakat untuk memberikan dorongan, kesempatan bergaul, semangat
baru, dan harapan-harapan baru diberikan kepadanya dan pendalaman agama untuk
lebih bertaqwa kepada Tuhan YME. Tanpa motivasi, bayang-bayang menuju
kekambuhan akan lebih cepat.
Rehabilitasi
narkoba
Prosedur yang mana seorang pecandu obat diberikan perawatan medis atau psikologis untuk menjauhkan mereka dari narkoba. Pemerintah, untuk mencegah orang dari mengkonsumsi obat sendiri telah membuat peraturan bahwa diperlukan resep dari seorang praktisi medis saja bagi orang yang akan mengambil obat, dan yang mengambil secara ilegal atau memberikannya kepada orang lain dapat dikenakan hukuman. Obat hanya perlu diberikan kepada yang memerlukan. Dalam kebanyakan kasus ketika orang mulai mengkonsumi obat karena status mentalnya, mereka akan mendapatkan perawatan psikologis.
Semua pusat rehabilitasi menawarkan perawatan psikologis.
Dalam perawatan ini, pecandu obat dijauhkan dari narkoba dan secara psikologis
diminta untuk menjaga diri mereka sendiri untuk terlibat dalam kegiatan menarik
dan menjaga mereka bebas dari rasa tegang. Karena pasien sibuk melakukan
kegiatan yang menarik minat mereka, secara bertahap mereka mulai kehilangan
kebutuhan akan obat-obatan. Pecandu alkohol juga dapat diberikan perawatan ini.
Ini merupakan metode pengobatan yang efektif karena tidak memungkinkan pecandu
untuk memikirkan narkoba, dan dengan demikian telah menjadi sarana yang sangat
populer untuk menyembuhkan pecandu di seluruh dunia.
Program rehabilitasi berbeda-beda tergantung pada
kasus-kasus tertentu. Memotivasi seorang pecandu secara rohani telah terbukti
berguna dalam banyak kasus. Kadang-kadang obat lain sangat bermanfaat dan
efektif untuk menghilangkan kecanduan dari narkoba lainnya. Pasien ini juga
memerlukan dukungan emosional yang besar untuk keluar dari kecanduan mereka.
Pecandu tidak boleh ditinggalkan sendirian dan selalu diminta tetap terlibat
dengan orang lain.
Singkatnya, konsumsi narkoba merupakan ancaman besar dan
harus diambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya. Kecanduan obat
tidak menawarkan solusi untuk masalah Anda. Interaksi teman dan keluarga
membantu Anda mengatasi masalah. Obat diciptakan untuk keuntungan umat manusia
dan bukan untuk kehancuran mereka.
Subscribe to:
Posts (Atom)
