Wednesday, 16 July 2014

Ilmu Sederhana Tetapi Bermanfaat

Malam Bloggers,

           Malam ini saya akan kasih ilmu sederhana namun sangat bermanfaat, mungkin bloggers yang ada dimana pun juga pasti gak kepikiran, tapi memang inilah dia, apa itu? Ayok dilirik

1. Ilmu Berhitung
           Mungkin ilmu wajib yang harus anda kuasain, soalnya, tanpa berhitung anda pasti dibodoh-bodohin oleh orang lain, jadi wajib ada perhitungan ya Besttt...

2. Ilmu Menghafal
           Sebenarnya ilmu ini tak kala penting, yang harus dikuasai, mungkin aja ada orang yang ngutang tapi anda lupa menagihnya hehehe.... :D

3. Ilmu Bela Diri
           Nah, ini ilmu yang saya suka, selain melatih Fisik dengan olahraga, ilmu ini juga pasti akan melindungi anda dari ancaman orang lain yang berusaha menyerang anda. Tinggal Jotos... @_@

4. Ilmu Memasak
           Menurut saya ini lumayan penting pada saat genting.

5. Ilmu Komputer
           Sekarang kan sudah zaman nya komputer, ya kita wajib ikuti perkembangan zaman donk... jangan mau ketinggalan

6. Ilmu Berpenampilan Rapi
           Sebagian orang sulit untuk bernampilan rapi, tetapi orang rapi mendapat nilai plus dari orang yang urakan.

7. Ilmu Merayu
            Mungkin pada saat anda meminta sesuatu, anda wajib merayu orang anda mintai sesuatu.

8. Ilmu Pede
            Sebagian orang tidak merasa tidak percaya diri, yakin kan diri anda bahwa anda hebat

9. Ilmu Agama&Akhlak
            Percuma saja kalau anda Jenius, tetapi anda tidak ada akhlak dan tata kerama, itu sama dengan NOL.

10. Cari Ilmu sebanyak-banyaknya
             Memang saya tidak bisa menuliskan semua ilmu yang ada, tetapi anda harus cari terus, itu akan menjadikan anda menjadi Pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Sekian Dulu dari saya, boleh dicoba dirumah atau pun dimana anda berada.

Pencak Silat Indonesia Untuk DUNIA!

Salam Perguruan,
          
          Pencak silat atau silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailand selatan sesuai dengan penyebaran berbagai suku bangsa Nusantara. Berkat peranan para pelatih asal Indonesia, kini Vietnam juga telah memiliki pesilat-pesilat yang tangguh. Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara adalah Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (Persilat), yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.
Pencak silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi.Ada pengaruh budaya Cina, agamaHinduBudha, dan Islam dalam pencak silat. Biasanya setiap daerah di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas. Misalnya, daerah Jawa Barat terkenal dengan aliran Cimande dan Cikalong, di Jawa Tengah ada aliranMerpati Putih dan di Jawa Timur ada aliran Perisai Diri. Setiap empat tahun di Indonesia ada pertandingan pencak silat tingkat nasional dalam Pekan Olahraga Nasional. Pencak silat juga dipertandingkan dalam SEA Games sejak tahun 1987. Di luar Indonesia juga ada banyak penggemar pencak silat seperti di Australia, Belanda, Jerman, dan Amerika.
Di tingkat nasional olahraga melalui permainan dan olahraga pencak silat menjadi salah satu alat pemersatu nusantara, bahkan untuk mengharumkan nama bangsa, dan menjadi identitas bangsa. Olahraga pencak silat sudah dipertandingkan di skala internasional. Di Indonesia banyak sekali aliran-aliran dalam pencak silat, dengan banyaknya aliran ini menunjukkan kekayaan budaya masyarakat yang ada di Indonesia dengan nilai-nilai yang ada didalamnya..

Saya Sendiri Masuk Dalam Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih.
Sebernarnya baru-baru masuk, tingkatannya pun masih rendah, tapi Gak apa-apalah, berlatih terus dan kemampuan harus diasah. Jangan Sombong, dan gunakan untuk kebaikan, itulah moto saya. #Walaupun agak pamer, matahin benda keras. Hehehehe.... :D

Tuesday, 15 July 2014

Kerajaan Tarumanegara & Peninggalannya

Kerajaan Tarumanegara atau Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah pulau Jawa bagian barat pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M, yang merupakan salah satu kerajaan tertua di nusantara yang diketahui. Dalam catatan, kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan hindu beraliran wisnu. Kerajaan Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358, yang kemudian digantikan oleh putranya, Dharmayawarman (382-395). Jayasingawarman dipusarakan di tepi kali gomati, sedangkan putranya di tepi kali Candrabaga. Maharaja Purnawarman adalah raja Kerajaan Tarumanegara yang ketiga (395-434 M). Ia membangun ibukota kerajaan baru pada tahun 397 yang terletak lebih dekat ke pantai. Kota itu diberi nama Sundapura pertama kalinya nama Sunda digunakan. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). Selesai penggalian, sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada kaum Brahmana.

Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada raja Sunda itu dibuat tahun 536 M. Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Kerajaan Tarumanegara adalah Suryawarman (535 - 561 M) raja Kerajaan Tarumanegara ke-7. Dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M), ayah Suryawarman, banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Kerajaan Tarumanegara. Ditinjau dari segi ini, maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya.

Kehadiran prasasti Purnawarman di pasir muara, yang memberitakan raja Sunda dalam tahun 536 M, merupakan gejala bahwa ibukota sundapura telah berubah status menjadi sebuah kerajaan daerah. Hal ini berarti, pusat pemerintahan Kerajaan Tarumanegara telah bergeser ke tempat lain. Contoh serupa dapat dilihat dari kedudukaan rajatapura atau salakanagara (kota perak), yang disebut argyre oleh ptolemeus dalam tahun 150 M. Kota ini sampai tahun 362 menjadi pusat pemerintahan raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I - VIII). Ketika pusat pemerintahan beralih dari rajatapura ke Tarumanegara, maka salakanagara berubah status menjadi kerajaan daerah. Jayasingawarman pendiri Kerajaan Tarumanegara adalah menantu raja Dewawarman VIII. Ia sendiri seorang maharesi dari salankayana di India yang mengungsi ke nusantara karena daerahnya diserang dan ditaklukkan maharaja samudragupta dari kerajaan magada.


Suryawarman tidak hanya melanjutkan kebijakan politik ayahnya yang memberikan kepercayaan lebih banyak kepada raja daerah untuk mengurus pemerintahan sendiri, melainkan juga mengalihkan perhatiannya ke daerah bagian timur. Dalam tahun 526 M Manikmaya, menantu Suryawarman, mendirikan kerajaan baru di Kendan, daerah Nagreg antara Bandung dan Limbangan, Garut. Putera tokoh manikmaya ini tinggal bersama kakeknya di ibukota tarumangara dan kemudian menjadi panglima angkatan perang Kerajaan Tarumanegara. Perkembangan daerah timur menjadi lebih Berkembang Ketika Cicit Manikmaya Mendirikan Kerajaan Galuh Dalam Tahun 612 M.
Gambar : Peta Letak Prasasti Kerajaan Tarumanegara







A. KEHIDUPAN DI KERAJAAN TARUMANEGARA
1. Kehidupan Politik
Raja Purnawarman adalah raja besar yang telah berhasil meningkatkan kehidupan rakyatnya. Hal ini dibuktikan dari prasasti Tugu yang menyatakan raja Purnawarman telah memerintah untuk menggali sebuah kali. Penggalian sebuah kali ini sangat besar artinya, karena pembuatan kali ini merupakan pembuatan saluran irigasi untuk memperlancar pengairan sawah-sawah pertanian rakyat.

2. Kehidupan Sosial
Kehidupan sosial Kerajaan Tarumanegara sudah teratur rapi, hal ini terlihat dari upaya raja Purnawarman yang terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyatnya. Raja Purnawarman juga sangat memperhatikan kedudukan kaum brahmana yang dianggap penting dalam melaksanakan setiap upacara korban yang dilaksanakan di kerajaan sebagai tanda penghormatan kepada para dewa.

4. Kehidupan Budaya
Dilihat dari teknik dan cara penulisan huruf-huruf dari prasasti-prasasti yang ditemukan sebagai bukti kebesaran Kerajaan Tarumanegara, dapat diketahui bahwa tingkat kebudayaan masyarakat pada saat itu sudah tinggi. Selain sebagai peninggalan budaya, keberadaan prasasti-prasasti tersebut menunjukkan telah berkembangnya kebudayaan tulis menulis di kerajaan Tarumanegara.

3. Kehidupan Ekonomi
Prasasti tugu menyatakan bahwa raja Purnawarman memerintahkan rakyatnya untuk membangun saluran air di Sungai Gomati sepanjang 6122 tombak atau sekitar 12 km. Pembangunan terusan ini mempunyai arti ekonomis yang besar bagi masyarakat, Karena dapat dipergunakan sebagai sarana untuk mencegah banjir disaat musim penghujan. Selain itu juga digunakan sebagai irigasi pertanian serta sarana lalu-lintas pelayaran perdagangan antardaerah di Kerajaan Tarumanegara dengan dunia luar dan daerah-daerah di sekitarnya.

B. RAJA-RAJA DI KERAJAAN TARUMANEGARA
Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja. Pada tahun 669 M, Linggawarman, raja Tarumanagara terakhir, digantikan menantunya, Tarusbawa. Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri, yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya. Secara otomatis, tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya, yaitu Tarusbawa. Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa, karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri, yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini, hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara.

Kerajaan Tarumanegara mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan raja Purnawarman. Raja purnawarman adalah raja besar, hal ini dapat diketahui dari Prasasti Ciaruteun yang isinya, "Ini (bekas) dua kaki, yang seperti kaki Dewa Wisnu ialah kaki Yang Mulia Sang Purnawarman, raja di negeri Taruma, raja yang gagah berani di dunia".
Raja-Raja Tarumanegara
·         Jayasingawarman 358-382 M
·         Suryawarman 535-561 M
·         Dharmayawarman 382-395 M
·         Kertawarman 561-628 M
·         Purnawarman 395-434 M
·         Sudhawarman 628-639 M
·         Wisnuwarman 434-455 M
·         Hariwangsawarman 639-640 M
·         Indrawarman 455-515 M
·         Nagajayawarman 640-666 M
·         Candrawarman 515-535 M
·         Linggawarman 666-669 M
C. PRASASTI-PRASASTI KERAJAAN TARUMANEGARA

1. Prasasti Ciaruteun
Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan ditepi sungai Ciarunteun, dekat muara sungai Cisadane Bogor prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta yang terdiri dari 4 baris disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh. Di samping itu terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja Purnawarman. Gambar telapak kaki pada prasasti Ciarunteun mempunyai 2 arti yaitu:
  1. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut (tempat ditemukannya prasasti tersebut).
  2. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan dan eksistensi seseorang (biasanya penguasa) sekaligus penghormatan sebagai dewa. Hal ini berarti menegaskan kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewa Wisnu maka dianggap sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat.
2. Prasasti Jambu
Prasasti Jambu atau prasasti Pasir Koleangkak, ditemukan di bukit Koleangkak di perkebunan jambu, sekitar 30 km sebelah barat Bogor, prasasti ini juga menggunakan bahwa Sansekerta dan huruf Pallawa serta terdapat gambar telapak kaki yang isinya memuji pemerintahan raja Purnawarman.
3. Prasasti Kebon Kopi
Prasasti Kebon Kopi ditemukan di kampung Muara Hilir kecamatan Cibungbulang Bogor . Yang menarik dari prasasti ini adalah adanya lukisan tapak kaki gajah, yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata, yaitu gajah tunggangan dewa Wisnu.


4. Prasasti Muara Cianten
Prasasti Muara Cianten, ditemukan di Bogor, tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. Di samping tulisan terdapat lukisan telapak kaki.



5. Prasasti Pasir Awi
Prasasti Pasir Awi berada di daerah 0°10’37,29” BB (dari Jakarta) dan 6°32’27,57”, tepat berada di puncak perbukitan Pasir Awi (600 m dpl), Bojong Honje-Sukamakmur Bogor.


6. Prasasti Cidanghiyang
Prasasti Cidanghiyang atau prasasti Lebak, ditemukan di kampung lebak di tepi sungai Cidanghiang, kecamatan Munjul kabupaten Pandeglang Banten. Prasasti ini baru ditemukan tahun 1947 dan berisi 2 baris kalimat berbentuk puisi dengan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta. Isi prasasti tersebut mengagungkan keberanian raja Purnawarman.
7. Prasasti Tugu
Prasasti Tugu di temukan di daerah Tugu, kecamatan Cilincing Jakarta Utara. Prasasti ini dipahatkan pada sebuah batu bulat panjang melingkar dan isinya paling panjang dibanding dengan prasasti Tarumanegara yang lain, sehingga ada beberapa hal yang dapat diketahui dari prasasti tersebut.



Hal-hal yang dapat diketahui dari prasasti Tugu adalah:
  1. Prasasti Tugu menyebutkan nama dua buah sungai yang terkenal di Punjab yaitu sungai Chandrabaga dan Gomati. Dengan adanya keterangan dua buah sungai tersebut menimbulkan tafsiran dari para sarjana salah satunya menurut Poerbatjaraka. Sehingga secara Etimologi (ilmu yang mempelajari tentang istilah) sungai Chandrabaga diartikan sebagai kali Bekasi.
  2. Prasasti Tugu juga menyebutkan anasir penanggalan walaupun tidak lengkap dengan angka tahunnya yang disebutkan adalah bulan phalguna dan caitra yang diduga sama dengan bulan Februari dan April.
  3. Prasasti Tugu yang menyebutkan dilaksanakannya upacara selamatan oleh Brahmana disertai dengan seribu ekor sapi yang dihadiahkan raja.





D. SUMBER-SUMBER SEJARAH
Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui melalui sumber-sumber yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Sumber dari dalam negeri berupa tujuh buah prasasti batu yang ditemukan empat di Bogor, satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. Sedangkan sumber-sumber dari luar negeri yang berasal dari berita Tiongkok antara lain:
  1. Berita Fa-Hsien, tahun 414 M dalam bukunya yang berjudul Fa-Kao-Chi menceritakan bahwa di Ye-po-ti hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha, yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan sebagian masih animisme.
  2. Berita Dinasti Sui, menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari To- lo-mo yang terletak di sebelah selatan.
  3. Berita Dinasti Tang, juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusaan dari To-lo-mo.
Berdasarkan tiga berita di atas para ahli menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang kerajaan Tarumanegara. Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Berdasarkan prasast-prasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu, meliputi hampir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten, Jakarta, Bogor dan Cirebon.


F. RUNTUHNYA TARUMANEGARA
Runtuhnya Tarumanegara belum dapat di ketahui pasti, namun kerajaan Tarumanegara masih mengirimkan utusannya ke cina sampai tahun 669 M. setelah itu tidak di dapatkan lagi berita. Kemungkinan Tarumanegara di taklukan Sriwijaya (sepertihalnya terlulis dalam Prasasti Prasasti Karang berahi). Sehingga dapat di duga runtuhnya Tarumanegara sekitar + tahun 669 M oleh serangan Sriwijaya

Induk Organisasi Indonesia & Dunia

NAMA-NAMA INDUK ORGANISASI OLAHRAGA NASIONAL
1. FASI                                  : Federasi Aero Sport Indonesia
2. IKASI                                : Persatuan Anggar Seluruh Indonesia
3. PASI                                 : Persatuan Atletik Seluruh Indonesia
4. PERBASASI                    : Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia
5. PORDASI                        : Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia
6. PORLASI                         : Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia
7. POBSI                              : Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia
8. PABBSI                            : Persatuan Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia
9. PERBASI                          : Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia
10. PBVSI                            : Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia
11. PBI                                  : Persatuan Boling Indonesia
12. PBSI                               : Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia
13.PERCASI                        : Persatuan Catur Seluruh Indonesia
14. PODSI                            : Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia
15. PDBI                               : Persatuan Drum Band Indonesia
16. PGI                                 : Persatuan Golf Indonesia
17. PGSI                               : Persatuan Gulat Amatir Seluruh Indonesia
18. PJSI                                : Persatuan Judo Seluruh Indonesia
19. FORKI                            : Federasi Olahraga Karate-do Indonesia
20. GABSI                            : Gabungan Bridge Seluruh Indonesia
21. PERKEMI                      : Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia
22. KORI                              : Kesehatan Olahraga Republik Indonesia
23. PLBSI                             : Persatuan Liong & Barongsai Seluruh Indonesia
24. PERBAKIN                    : Persatuan Menembak dan BerburuIndonesia
25. IMI                                 : Ikatan Motor Indonesia / IMI
26. PRSI                               : Persatuan Renang Seluruh Indonesia / PRSI
27. BPOC                             : Badan Pembina Olahraga Cacat / BPOC
28. BAPOR KORPRI          : Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia
29. BAPOMI                       : Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia
30. BAPOPSI                      : Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia
31. ISSI                                 : Ikatan Sport Sepeda Indonesia
32. PERWOSI                     : Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia
33. PERPANI                      : Persatuan Panahan Indonesia
34. FPTI                                : Federasi Panjat Tebing Indonesia
35. IPSI                                 : Ikatan Pencak Silat Indonesia
36. PSSI                                : Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia
37. persani                         : Persatuan Senam Indonesia
38. PSTI                                : Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia
39. PSSI                                : Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia
40. PERSEROSI                  : Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia
41. PSASI                             : Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia
42. IODI                               : Ikatan Olahraga Dansa Indonesia
43. PSI                                  : Persatuan Squash Indonesia
44. TI                                     : Taekwondo Indonesia
45. KODRAT                       : Keluarga Olahraga Tarung Derajat
46. PELTI                              : Persatuan Tennis Lapangan Seluruh Indonesia
47. PTMSI                           : Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia
48. PERTINA                       : Persatuan Tinju Amatir Indonesia
49. SIWO PWI                    : Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia
50. WI                                   : Wushu Indonesia                                                                         
51. PHSI                               : Persatuan Hockey Seluruh Indonesia                                         
52. PORTELASI                  : Persatuan Olahraga Terbang Layang Seluruh Indonesia           
53. LSI                                   : Liga Sofbol Indonesia




NAMA-NAMA INDUK ORGANISASI OLAHRAGA INTERNASIONAL

1. FIBA                                 : Federation International de Basketball Amateur
2. FIFA                                  : Federation of International Football Association
3. FIG                                    : Federation International de Gymnastique
4. IAAF                                 : International Amateur Athletic Federation
5. IABA                                 : International Amateur Boxing Association
6. IBF                                    : International Badminton Federation
7. IBF                                    : International Boxing Federation
8. ILTA                                  : International Lawn Tennis Association
9. ISF                                     : International Softball Federation
10. ITTF                                : International Table Tennis Association
11. IVBF                               : International de Volley Ball Federation     
12. IYRU                               : International Yacht Racing Union
13. OPBF                             : Orient Pasific Boxing Federation
14. WBA                              : World Boxing Association
15. WBC                               : World Boxing Commission
16. WBF                               : World Boxing Federation

17. WBO                              : World Boxing Organization

Masih Banyak Lagi, cuman saya post ini aja, karena rapi

Narkoba Dan Penanggulangannya


Sejarah Narkoba
Kurang lebih 2000 thn sebelum masehi di Samaria dikenal sari bunga opiun atau kemudian di kenal opium (candu=papavor somniferitum) . Bunga ini tumbuh subur di daerah dataran tinggi diatas ketinggian 500 meter di atas permukaan laut . Penyebaran selanjutnya adalah ke arah India ,China dan wilayah-wilayah Asia lainnya . China kemudian menjadi tempat yang sangat subur dalam penyebaran candu ini (dimungkinkan karena iklim dan keadaan negri) . Memasuki abad ke XVII masalah candu ini bagi China telah menkadi masalah nasional;bahkan di abad ke XIX  terjadi perang candu dimana akhirnya China ditklukan Inggris dengan harus merelakan Hong Kong.
        Tahun 1806 seorang dokter dari Westphalia bernama Friedrich Wilhelim sertuner menemukan modifikasi candu yang dicampur amoniak yang kemudian dikenal sebagai morphin (diambil dari nama dewa mimpi Yunani yang bernama MORPHIUS). Tahun 1856 waktu pecah perang saudara di A.S. Morphin ini sangat populer dipergunakan untuk penghilang rasa sakit luka-luka perang , sebagian tahanan-tahanan tersebut "ketagihan" disebut sebagai "penyakit tentara" . Tahun 1874 seorang ahli kimia bernama Alder Wright  dari London ,merebus cairan morphin dengan asam anhidrat (cairan asam yang ada pada sejenis jamur) . campuran ini membawa efek ketika diuji coba kepada anjing yaitu : anjing tersebut tiarap,ketakutan,mengantuk dan muntah-muntah . Namun tahun 1898 pabrik obat "Bayer" memproduksi obat tersebut dengan nama heroin , sebagai   penghilang sakit (pain killer). Tahun 60-an -70-an pusat penyebaran candu dunia  berada pada daerah "Golden Triangle" yaitu Myanmar ,Thailand dan Laos . Dengan meproduksi : 700 ribu ton setiap tahun . Juga daerah "Golden Crescent" yaitu Pakistan ,Iran dan Afganistan dari Golden Crescent menuju Afrika dan Amerika .selain morphin dan heroin adalagi jenis lain yaitu kokain (ery throxylor coca) berasal dari tumbuhan coca yang tumbuh di Peru dan Bolavia . Biasanya digunakan untuk penyembuhan Asma dan TBC. Diakhir tahun 70-an ketika tingkat tekanan hidup manusia semakin meningkat serta teknologi mendukung maka diberilah campuran-campuran khusus agar candu tersebut dapat juga dalam bentuk obat-obatan .


Pembagian Narkotika Menurut Lewins
Narkotika dibagi dalam golongan yaitu :
1.       Golongan obat bius yang menimbulkan khayalan
·            
·           Ganja
·           Opium
·           Lycergic
·           Mescallin
2.       Golongan obat yang memacu rangsangan susunan saraf pusat
·           Amphetamine
·           Kokain
3.       Golongan obat tidur
·           Mandrax
·           Rohypnol
·           Metaquilon
·           Luminal
4.       Golongan obat penghilang rasa sakit dan panas
·           Panagrip
·           Erceflu
·           Bodrex
5.       Golongan yang memabukkan (Semua minuman yang  mengandung alkohol)
·           Anggur
·           Vigour
·           Bir
·           Tuak
·           Bols

6.       Golongan tembakau
·           Semua jenis rokok
7.       Golongan zat yang mudah menguap dan dihirup
·           Bahan pelarut (Thinner)
·           Bensin
·           Cutex
·           Lem


8.        
Bahaya Penyalahgunaan Narkoba
Akhir-akhir ini telah terjadi penyalahgunaan narkoba. Banyak narkoba beredar di pasaran, misalnya ganja, sabu-sabu, ekstasi, dan pil koplo. Penyalahgunaan obat jenis narkoba sangat berbahaya karena dapat mempengaruhi susunan syaraf, mengakibatkan ketagihan, dan ketergantungan, karena mempengaruhi susunan syaraf. Narkoba menimbulkan perubahan perilaku, perasaan, persepsi,dan kesadaran.
Pemakaian narkoba secara umum dan  juga psikotropika yang tidak sesuai dengan aturan dapat menimbulkan efek yang membahayakan tubuh.
Berdasar efek yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba dibedakan menjadi 3, yaitu:
1.       Depresan, yaitu menekan sistem sistem  syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang, bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Jenis narkoba depresan antara lain opioda, dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw.
2.       Stimulan, merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. Jenis stimulan: Kafein, Kokain, Amphetamin. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi.
3.       Halusinogen, efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja.
Dampak penyalahgunaan Narkoba
Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal.
Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.
Ø  Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap fisik
o   Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi
o   Gangguan pada jantung dan pembuluh  darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah
o   Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan  (abses), alergi, eksim
o   Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru
o   Sering sakit kepala, mual-mual dan  muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur
Ø  Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual
Ø  Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)
Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya  adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya
Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi over dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian
Ø  Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap psikis
o   Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah
o   Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga
o   Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal
o   Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan
o   Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri
Ø Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap lingkungan sosial
o   Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan
o   Merepotkan dan menjadi beban keluarga
o   Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram
Dampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada  waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll.



Penanggulangan Narkotika
Unit masyarakat terkecil adalah keluarga. Upaya penanggulangan bahaya akibat penyalahgunaan zat-zat berbahaya yang paling efektif adalah terbinanya keluarga yang sehat dan dinamis.
 Hal-hal yang dapat dilakukan adalah:
·         Usaha disiplin keluarga
·         Usahakan adanya hubungan yang serasi dan harmonis antara ibu, bapak, dan anak dengan penuh cinta kasih
·         Dalam memelihara keharmonisan itu, berikan kepada anak suatu tanggung jawab dan kepercayaan yang disertai dengan nbimbingan serta koreksi orang tua
·         Memberikan kesempatan dan penghargaan terhadap pendapat dan pemikiran anak dalam berbagai masalah
·         Menyalurkan hobi bagi anak ke hal-hal positif
·         Berikan waktu secara khusus dan kontinu untuk memberikan perhatian kepada anak-anak walaupun sedikit dan dalam kesibukan apapun
·         Jadilah orang tua sebagai panutan utama, sesuai kata-kata dengan perbuatan
·         Berikan penghargaan dan perhatian terhadap prestasi anak khususnya prestasi sekolah
·         Bina dalam disiplin keluarga dan tata tertib yang telah disepakati bersama. Tidak terlalu keras dan tidak memanjakan anak
·         Dalam masalah penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya baik orang tua maupun si anak pelajarilah pengetahuan si anak mengenai narkotika, dan bahayanya bila disalahgunakan. Pelajari dan pahami tentang tanda-tanda umum yang biasanya diderita oleh korban narkotika
·         Dalam hubungan ini, periksalah barang-barang milik anak anda secara diam-diam untuk menghindari dibawanya barang larangan itu. Juga diadakn secara langsung berdialog dalam keadaan tenang dan obyektif penuh kebijaksanaan

UPAYA PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN
Pengendalian dan pengawasan narkotika perlu dilakukan. Karena bila disalahgunakan, tidak dibawah pengawasan dokter dapat menimbulkan ketergantungan dan dapat mengakibatkan gangguan fisik, mental, kejiwaan sosial, kamtibnas, dan akibat lebih jauh dapat mengganggu ketahanan nasional. Oleh karenanya penggunaan untuk pengobatan diperlukan upaya pengendalian dan pengawasan terhadap narkotika.
Pengawasan dan pengendalian ditujukan untuk menjamin agar jenis dan jumlah kebutuhan narkotika dan psikotropika cukup tersedia sesuai dengan kebutuhan. Jalur resmi upaya-upaya pengendalian dan pengawasan sudah tentu dilakukan oleh aparat terkait yang berwenang, agar benar-benar dapat diawasi pertimbangan permintaan dan persediaan dan jenis-jenis obat yang dibutuhkan.

LANGKAH REPRESIF
Upaya pemberantasan jalur gelap dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya diperlukan upaya terpadu baik lingkungan nasional regional, maupun internasional. Bagi Indonesia yang kondisi geografisnya terdiri dari ribuan pulau dengan garis pantai yang terbuka lebar disadari sebagai wilayah yang amat rawan bagi lalu lintas gelap narkotika. Pemberantasan jalur perdagangan gelap dan produksi narkotika di wilayah sumatera, jawa dan daerah lain selama ini telah lebih intensif dilakukan oleh aparat. Walaupun demikian, diperlukan pemberantasan yang berkelanjutan.

PENGOBATAN
Bagi korban penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya, pengobatan yang dilakukan dari segi medis, dalam arti melepaskan ketergantungan secara fisik tidak begitu sulit yaitu dengan pengobatan yang disebut dengan detoksifikasi yang memerlukn waktu sedikitnya tiga minggu. Namun terkadang kekambuhan datang kembali dikarenakan faktor psikologis, atau kepribadian si penderita dan faktor lingkungan.
Biasanya pengobtan yang dijalankan pada rumah sakit yang khusus menangani korban narkotika dan zat adiktif lainnya meliputi pengobatan detoksifikasi dilakukan dengan cara psikoterapi dengan maksud dapat memperkuat kepribadian, kepercayaan diri, harga diri dan mengetahui arti hidup yng berarti bagi si penderita, yang terakhir adalah dengan rehabilitasi medis.
Para pecandu narkotika biasanya mempunyai permasalahan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, penyembuhan melalui sistem pendekatan kemudian harus lihat dari berbagai segi dan faktor. Sejalan dengan pengobatan medis, pembinaan mental spiritual terus dilakukan. Bimbingan psikiater secara kontinu sangat dibutuhkan untuk menghindari kekambuhan kembali. Selanjutnya partisipasi masyarakat sangat diperlukan teruatama dalam hal penerimaan bekas korban narkotika untuk kembali ke tengah masyarakat untuk memulai hidup dengan wajar. Sedangkan bagi penderita yang sudah kritis secara fisik, hendaknya dibawa ke rumah sakit yang khusus menangani penderita penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif linnya.

REHABILITASI
Tempat rehabilitasi dan sekaligus pengobatan terhadap korban penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya telah tersedia di berbagai tempat. Namun begitu yang lebih penting adalah bagaimana si korban dapat bertahan dari kesembuhan, tidak kambuh lagi sepulang dari panti pengobatan dan rehabilitasi tersebut. Hal ini sangat memerlukan perhatian orang tua serta partisipsi masyarakat untuk memberikan dorongan, kesempatan bergaul, semangat baru, dan harapan-harapan baru diberikan kepadanya dan pendalaman agama untuk lebih bertaqwa kepada Tuhan YME. Tanpa motivasi, bayang-bayang menuju kekambuhan akan lebih cepat.



Rehabilitasi narkoba

Prosedur yang mana seorang pecandu obat diberikan perawatan medis atau psikologis untuk menjauhkan mereka dari narkoba. Pemerintah, untuk mencegah orang dari mengkonsumsi obat sendiri telah membuat peraturan bahwa diperlukan resep dari seorang praktisi medis saja bagi orang yang akan mengambil obat, dan yang mengambil secara ilegal atau memberikannya kepada orang lain dapat dikenakan hukuman. Obat hanya perlu diberikan kepada yang memerlukan. Dalam kebanyakan kasus ketika orang mulai mengkonsumi obat karena status mentalnya, mereka akan mendapatkan perawatan psikologis.
Semua pusat rehabilitasi menawarkan perawatan psikologis. Dalam perawatan ini, pecandu obat dijauhkan dari narkoba dan secara psikologis diminta untuk menjaga diri mereka sendiri untuk terlibat dalam kegiatan menarik dan menjaga mereka bebas dari rasa tegang. Karena pasien sibuk melakukan kegiatan yang menarik minat mereka, secara bertahap mereka mulai kehilangan kebutuhan akan obat-obatan. Pecandu alkohol juga dapat diberikan perawatan ini. Ini merupakan metode pengobatan yang efektif karena tidak memungkinkan pecandu untuk memikirkan narkoba, dan dengan demikian telah menjadi sarana yang sangat populer untuk menyembuhkan pecandu di seluruh dunia.

Program rehabilitasi berbeda-beda tergantung pada kasus-kasus tertentu. Memotivasi seorang pecandu secara rohani telah terbukti berguna dalam banyak kasus. Kadang-kadang obat lain sangat bermanfaat dan efektif untuk menghilangkan kecanduan dari narkoba lainnya. Pasien ini juga memerlukan dukungan emosional yang besar untuk keluar dari kecanduan mereka. Pecandu tidak boleh ditinggalkan sendirian dan selalu diminta tetap terlibat dengan orang lain.

Singkatnya, konsumsi narkoba merupakan ancaman besar dan harus diambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya. Kecanduan obat tidak menawarkan solusi untuk masalah Anda. Interaksi teman dan keluarga membantu Anda mengatasi masalah. Obat diciptakan untuk keuntungan umat manusia dan bukan untuk kehancuran mereka.